Mengenal Lebih Dalam Tentang Brand Off-White

Mengenal Lebih Dalam Tentang Brand Off-White

Daftarmerekdunia.web.id – Alih-alih Gucci, Chanel dan Hermes, nama label Off-White mungkin masih terasa asing bagi masyarakat Indonesia. Namun, Off-White telah menjadi favorit beberapa selebriti terkenal, dari Syahrini hingga Agnez Mo. Jadi, apa yang membuat label ini begitu istimewa? Diluncurkan pada 2013, Off-White hadir dengan garis desain perkotaan (streetwear) tetapi dikemas dalam konsep high-end. Itu Virgil Abloh, pendiri dan direktur kreatif Off-White.

Sebelum mendirikan Off-White, Virgil pada 2002 bekerja untuk Kanye West sebagai konsultan kreatif saat usianya 22 tahun. Salah satu karyanya adalah desain sampul album Kanye ‘Watch the Throne’ yang sempat dinominasikan di kategori Best Recording Package Grammy Awards 2012 silam. Ia juga dikenal sebagai DJ.

Virgil mulai berkiprah di dunia mode pada 2009 saat mendapat kesempatan magang bersama Kanye di rumah mode Fendi. Empat tahun kemudian, Virgil memberanikan diri membangun label sendiri bernama Pyrex hingga akhirnya ditutup pada 2013. Sebagai penggantinya, Virgil mendirikan Off-White.

Off-White digagas saat streetwear mulai mendominasi tren fashion secara global melalui situs resminya di http://jewishrnb.com/ . Kala itu, desainer berdarah Ghana ini melihat belum banyak pemain di industri fashion yang mengakomodasi kebutuhan para fashionista kelas atas yang mulai melirik streetwear.

“Banyak yang memandang streetwear itu barang murahan. Misiku adalah menambahkan sentuhan intelektual pada streetwear dan menjadikannya rasional,” kata Virgil seperti dikutip Business of Fashion.

Baca juga : Desainer Off-White Bergabung ke Louis Vuitton

Virgil lantas mengaplikasikan konsepnya ke dalam cutting yang minimalis dengan twist yang bernafas urban, baik untuk koleksi busana wanita maupun pria. Latar belakang Virgil sebagai lulusan teknik sipil juga memberi pengaruh pada desainnya yang sesekali dekonstruktif dan asimetris.

Memberi warna baru di ranah fashion, Off-White lantas berhasil merebut hati para pecinta fashion. Di lingkaran selebriti internasional, ada Beyonce, Bella Hadid dan Rihanna yang memuja koleksi Off-White.

Selebriti Indonesia pun jatuh hati pada label ini. Syahrini pernah terlihat memakai kaus putih polos Off-White seharga US$ 164 atau sekitar Rp 2,5 juta. Sementara itu, sepasang ankle boots Agnes Monica sempat menopang kaki Agnez Mo untuk sebuah pemotretan. Harganya mencapai 912 euro atau sekitar Rp 14,8 juta.

Sukses dengan labelnya, Virgil juga melakukan kolaborasi menarik dengan beberapa merek ternama. Dengan Nike, ia mendesain ulang seri Nike Air Force. Kolaborasinya sekaligus mencakup deretan produk interior bersama IKEA.

Desainer Off-White Bergabung ke Louis Vuitton

Desainer Off-White Bergabung ke Louis Vuitton

Daftarmerekdunia.web.id – Virgil Abloh, pria di balik kesuksesan Kanye West, sutradara dan direktur kreatif Hypebeast Off-White, sekarang semakin menggemakan namanya dengan terpilih sebagai direktur artistik garis busana pria Louis Vuitton. Berita ini diumumkan oleh Louis Vuitton http://108.179.216.137/ pada Senin pagi. “Bagi saya, ini adalah kolaborasi yang luar biasa,” kata Virgil Abloh kepada The New York Times.

Virgil menggantikan Kim Jones, yang sekarang memiliki Dior Homme. Sosok Virgil menjadi keturunan Afro-Amerika pertama yang menduduki posisi tinggi di Louis Vuitton.

Awal karier sang desainer bermula dari ide-ide kreatifnya untuk rapper Kanye West. Kanye-lah yang mengenalkan industri mode pada Virgil, teman yang sudah 14 tahun menjadi fashion advisor dan creative director bagi suami Kim Karadashian ini.

“Aku sedang bekerja dan tiba-tiba mendapat telepon dari Kanye West. Dia bilang: ‘Hey, aku dengar tentang seorang pria dari Chicago yang bisa desain dan mengerti musik,” terang Virgil Abloh mengenang pertemuannya dengan Kanye West.

Perkenalan keduanya mengubah Kanye West menjadi seorang ikon mode hingga saat ini. Sejak Virgil Abloh bekerja untuknya, Kanye mulai dipandang sebagai seorang fashionista, diundang ke berbagai fashion show dunia hingga masuk dalam daftar pria berbusana baik.

Di 2012, Virgil lalu mulai membuat lini fashion yang saat ini menjadi incaran kaum hypebeast, yakni Off-White. Baginya, Off-White bukan hanya bicara soal fashion, melainkan caranya menyampaikan opini dan kritik terhadap dunia.

Baca juga :

“Off-White, ada di antara hitam dan putih, tapi versiku di antara itu ada opiniku. Itu seperti kanvas kosong, sepotong busana Off-White bisa dibentuk sedemikian rupa oleh para seniman agar memiliki nilai dan arti. Off-White adalah versi modern dari sebuah brand fashion. Ini seperti kuda Trojan bagiku,” ungkap Virgil yang dikutip dari Refinery29.

Virgil mengatakan bila peran barunya untuk Louis Vuitton tidak akan membuatnya berhenti merancang Off-White. Ia pun sudah memiliki rencana untuk membuat karyanya masuk dalam rumah mode legendaris sekelas Louis Vuitton dengan membuat ‘kode-kode baru’.

“Kesempatan ini untuk memikirkan apa yang akan menjadi bagian dari desain dan kemewahan berikutnya pada merek yang mewakili puncak kemewahan, ini selalu menjadi tujuan dalam mimpi terliar saya,” kata Virgil.”

Dengan masuknya Virgil Abloh dalam keluarga Louis Vuitton, terlihat bila LV semakin gencar menyasar pasar anak muda sekarang ini. Sebelum menggandeng Virgil Abloh, LV pernah merilis koleksi kolaborasi dengan brand hypebeast lainnya, yaitu Supreme di tahun 2017 lalu.

Off-Whine Diskon Di Market Kuningan City

Off-White Diskon Di Market Kuningan City

Daftarmerekdunia.web.id – Akhir pekan ini rasanya enak untuk pergi berbelanja. Selain banyak yang telah membayar, beberapa merek terkenal juga menawarkan diskon menarik yang, sayangnya, hilang. Tidak hanya pengecer, Anda yang menyukai pakaian jalanan dapat menemukan penjualan merek, seperti Off-White atau Supreme.

Merek streetwear saat ini dapat ditemukan di Pasar Streetwear, yang diadakan di kota Kuningan. The Bazaar, yang tersedia hingga Minggu (29/7/2018), menawarkan beberapa item mode eksklusif. Anda yang mencari opsi dengan harga murah juga dapat menemukan berbagai item diskon. azaar Streetwear di Kuningan City terletak di area GF. Ketika dikunjungi Wolipop, suasana bazaar sedang tak terlalu ramai pengunjung. Sekilas beragam tenant menyediakan brand-brand seperti Bape, Stussy, Filla, Off-White, Supreme, hingga Vetements.

Jenis-jenis busana yang ditawarkan kebanyakan busana atasan, seperti t-shirt, sweater, dan hoodie. Selain baju Anda juga bisa menemukan sejumlah aksesori, seperti topi, tas, tali sepatu, case handphone, dan lain-lain. Lalu ada juga beberapa tenant yang menjual pilihan sandal. Anda yang menyukai brandA Bathing Ape atau Bape bisa mengunjungi brand Hype Beast Stuff. Di sana bisa ditemukan t-shirt dan jaket untuk pria dan wanita seharga Rp 2 jutaan. Sedangkan rangkaian kaus Anti Social Club dijual Rp 1,2 jutaan.

Baca juga : Off-White Rilis Barang Baru Khusus Orang Indonesia

Jika mencari jaket dan hoodie, kunjungi tenant Decksnejer di sebelahnya. Di sana, jaket Anti Social Club dijual Rp 2 jutaan. Sedangkan jaket Stussy beragam warna fitawarkan seharga Rp 1,3 jutaan. Tak hanya untuk orang dewasa, ada juga opsi untuk anak. Rangkaian kaus dan jaket anak dari brand Bape disediakan tenant Kxstart seharga Rp 1,9 juta hingga Rp 2,5 juta. Tenant itu juga menawaran backpack merah keluaran Supreme seharga Rp 5,6 juta. Pilihan baju anak lain bisa ditemukan di tenant Badass Monkey. Sejumlah jaket keluaran Bape ditawarkan Rp 7,6 juta hingga Rp 8,5 juta. Di tenant itu bisa didapati juga jaket Supreme seharga Rp 16 juta. Kemudian tas-tas kecil yang juga keluaran Supreme dijual Rp 2,8 juta.

Off-White Rilis Barang Baru Khusus Orang Indonesia

Off-White Rilis Barang Baru Khusus Orang Indonesia

Daftarmerekdunia.web.id – Setelah pembukaan butik pertamanya di Indonesia, Off-White sekali lagi merusak hype lokal. Label Virgil Abloh menghadirkan koleksi kapsul eksklusif yang hanya tersedia di butik Off-White Jakarta. Berjudul ‘Trippy’, koleksi ini adalah perpaduan antara seni urban kontemporer dengan busana tinggi seperti Off-White yang telah dikenal sejak awal. Seni psychedelic dalam bentuk visualisasi halusinasi warna menginspirasi koleksi ini.

“Psychedelics sangat senada dengan konsep butik pertama Off-White di Indonesia yang bertema ‘Blurred Lines’,” terang Guan Min, perwakilan Off-White Indonesia, di butik Off-White Plaza Indonesia, Jakarta, Selasa (9/4/2019). Butik tersebut resmi dibuka pada 14 Februari lalu.

Untuk koleksi edisi terbatas ini, tujuh produk Off-White favorit konsumen hadir dalam sapuan warna putih yang diberi aksen palet ‘Psychedelics’ berupa kombinasi warna ungu dan biru.

Salah satunya adalah Industrial Belt, sabuk Off-White yang saking populernya ditiru banyak merek lain. “Ini pertama kalinya Off-White membuat Industrial Belt dengan warna gradasi seperti ini. Sebelumnya, produk ini hanya tersedia dalam warna solid seperti kuning,” tambah Guan Min.

Baca juga : Off-White Buka Toko Pertama Di Jakarta

Koleksi Off-White ‘Trippy’ juga mencakup tote bag untuk pria, t-shrit, hingga hoodie. Harga mulai dari Rp 1,5 juta untuk sebuah casing iPhone X hingga Rp 19,5 juta untuk tas wanita Box Bag Small.

Sayangnya, Off-White tak menyertakan sneakers dalam koleksi ini. “Produk footwear memang jarang kami buat untuk koleksi kapsul seperti ini,” kata Guan Min. Koleksi Off-White ‘Trippy’ dapat dibeli mulai hari ini, Rabu (10/4/2019).

Off-White Buka Toko Pertama Di Jakarta

Off-White Buka Toko Pertama Di Jakarta

Daftarmerekdunia.web.id – Off-White akhirnya membuka butik pertamanya di Jakarta. Menunggu lama adalah waktu yang lama sejak merek fashion internasional ‘Hypebeasts’ lahir pada tahun 2012. Terletak di pusat perbelanjaan elit Plaza Indonesia, Off-White Jakarta adalah yang keempat di Asia Tenggara setelah Singapura, Kuala Lumpur dan Bangkok.

“Hampir setengah dari konsumen kami yang membeli di toko Off-White di Singapura berasal dari Indonesia, itulah sebabnya kami akhirnya berekspansi ke Indonesia,” kata Guan Min, perwakilan Singapura Off-White, pada pembukaan butik, Kamis (14/2/2019)

Didirikan oleh desainer multitalenta Virgil Abloh, Off-White menjadi salah satu label favorit para fashionista, terutama mereka yang masuk dalam golongan ‘hypebeast’, berkat keunikan koleksinya yang street-style rasa high-fashion. Hypebeast adalah istilah ‘gaul’ untuk mereka yang terobsesi (beast) dengan segala sesuatu yang kekininan (hype), khususnya untuk urusan penampilan. Eksistensi Off-White itu terbukti dari daftar 10 brand fashion paling hits di dunia yang dikeluarkan oleh Lyst baru-baru ini. Label yang berbasis di Milan, Italia, ini menempati urutan kedua, membawahi Balenciaga, Fendi, Versace, dan Burberry. Tak heran bila sekarang sudah banyak beredar produk Off-White abal-abal alias palsu.

“Bisa jadi karena Off-White sangat inklusif. Ini bukan label mewah yang secara spesifik menyasar pada grup tertentu yang biasa menyukai koleksi high-fashion. Tampil kasual pun bisa terasa high-fashion,” jelas Guan tentang daya tarik Off-White. Maka bisa dipastikan kehadiran butik Off-White dapat menjawab kebutuhan para pecintanya di Indonesia. Mereka tak perlu jauh-jauh lagi ke Singapura atau negara lainnya untuk mendapatkan produk Off-White. “Produk yang dijual tak jauh berbeda dengan negara lain. Begitu pula harganya,” tambah Guan. Sebenarnya, ada beberapa butik daring (online shop) terkenal di Indonesia yang menjual produk Off-White orisinal. Namun, berbelanja di butik langsung akan memberi pengalaman yang berbeda karena konsumen dapat melihat, merasakan dan mencoba langsung produk tersebut.

Baca juga : Samsung Tak Sengaja Beberkan Rahasia Perusahaan

Menempati area seluas 150 meter persegi, butik perdana Off-White di Jakarta hadir dengan interior bergaya industrial yang futuristik dan chic. Beberapa meja pajang koleksi terbuat dari granit yang diimpor langsung dari Brasil. Terlihat jelas bagaimana latar belakang Virgil sebagai arsitektur memengaruhi atmosfer di butik ini. “Butik Off-White di setiap negara hadir dengan tema yang berbeda,” kata Guan. Produk Off-White yang ditawarkan untuk konsumen Jakarta cukup beragam. Mulai dari koleksi t-shirt pria dan wanita, tas, sendal, sneakers, hingga beberapa koleksi kolaborasi. Salah satunya koper transparan Rimowa x Off-White. “Segera hadir juga di sini koleksi sneakers buah kolaborasi dengan Nike,” kata Guan. Ia juga tak menutup kemungkinan akan adanya koleksi kapsul khusus yang hanya dijual di Indonesia. Harga termurah mulai dari Rp 1 jutaan untuk kaus kaki hingga yang termahal seperti jaket seharga Rp 50 jutaan.

Samsung Tak Sengaja Beberkan Rahasia Perusahaan

Samsung Tak Sengaja Beberkan Rahasia Perusahaan

Daftarmerekdunia.web.id – Dikatakan bahwa Samsung secara tidak sengaja mengungkapkan data tentang kredensial, kode sumber dan kode rahasia untuk beberapa proyeknya. Menurut data dari peneliti keamanan Mossab Hussein. Dengan mengutip halaman Gizmochina, Senin (13/5/2019), Samsung secara tidak sengaja memberikan akses publik ke serangkaian file rahasia di lab pengembangan GitLab.

Parahnya, file rahasia perusahaan itu dibiarkan terbuka begitu saja tanpa password.

Data yang terungkap, berisi kredensial untuk akun layanan Web Amazon yang dipakai untuk mengembangkan layanan Samsung.

Total, ada 100 ruang penyimpanan yang melekat pada akun AWS yang berisi data analitik dan log. Token akses GitLab karyawan juga merupakan bagian dari data sensitif yang ditemukan.

Peneliti keamanan mendapatkan akses ke berbagai proyek publik dan swasta dengan token akses, meningkatkan jumlah proyek yang terekspos dari 43 menjadi 135.

“Saya memiliki token pribadi pengguna yang memiliki akses penuh ke semua, yakni 135 proyek pada GitLab itu,” kata Mosaab Hussein.

File yang Terekspos
Sebagian besar file yang terekspos secara publik berisi data yang terkait dengan layanan SmartThings dan Samsung Bixby. Lebih lanjut, Hussein menyebutkan, teresksposnya data rahasia milik Samsung ini bisa menyebabkan bencana jika ada pihak luar yang memanipulasi kode. Sekadar informasi, Samsung memiliki banyak proyek di Vandev Lab–repositori GitLab yang dimiliki Samsung untuk tujuan pengembangan layanan. Pada repositori yang sama menampung proyek-proyek Samsung seperti platform SmartThings dan Bixby. Namun demikian, untuk saat ini Samsung telah mencabut akses ke semua kunci dan kredensial pada platform pengujian. Perusahaan juga tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menemukan bukti terhadap tiap akses eksternal yang mencoba masuk ke file tersebut.

Baca juga : Samsung Telah Atasi Masalah Galaxy Ford

Batalkan Pre-Order Galaxy Fold
Terlepas dari masalah di atas, Samsung tampaknya menghadapi isu baru. Setelah sempat menunda perilisan smartphone layar lipatnya, raksasa teknologi Samsung akhirnya resmi umumkan pembatalan pre-order Samsung Galaxy Fold. Hingga 31 Mei nanti, Samsung bakal membatalkan pre-order pelanggan secara otomatis jika tidak ada kabar atau konfirmasi dari pelanggan sebelumnya. Hal ini tertuang dalam email Samsung yang dikirimkan pada pelanggan yang sudah pre-order. Tercatat, “Bila kami tidak mendapat konfirmasi dari Anda dan kami tidak mengirimkan devicehingga 31 Mei, maka pesanan Anda secara otomatis akan dibatalkan,” seperti dilansir Tekno Liputan6.com dari The Verge, Senin (13/5/2019).

Setelahnya, Samsung mengkonfirmasi pada Reuters tentang kebijakan pemerintah Amerika Serikat mengharuskan raksasa teknologi asal Korea Selatan itu mengumumkan hal ini pada seluruh konsumennya. Sebelumnya, Samsung sempat menyatakan akan menunda perilisan Galaxy Fold karena isu ketahanan ponsel tersebut. Mereka menunda peluncuran guna memperbaiki kerusakan dan menyatakan Galaxy Fold akan segera diluncurkan. Email dari AT&T memperlihatkan, smartphone layar lipat ini bakal dirilis Juni mendatang, namun kenyataannya, Samsung justru membatalkan pre-order sampai waktu yang belum ditentukan.

Samsung Perkenalkan Galaxy A8s

Samsung Telah Atasi Masalah Galaxy Ford

Daftarmerekdunia.web.id – Samsung baru saja secara resmi membatalkan pesanan smartphone sebelumnya dengan layar lipat, Galaxy Fold. Pembatalan ponsel pintar ini disebabkan oleh masalah resistensi layar yang mempengaruhinya, sehingga raksasa teknologi memutuskan untuk memperbaikinya terlebih dahulu sebelum melepaskannya ke publik.

Namun belakangan ini, Samsung konon telah mengatasi masalah yang ada di Galaxy Fold. Menurut Yonhap News, Samsung menghubungkan lapisan layar plastik pelindung ke layar smartphone. Plastik pelindung layar bakal dipasang lebih panjang karena ternyata, yang membuat layar lipat rusak ialah karena kesalahpahaman pengguna yang mengira bagian ini hanyalah pelindung layar biasa, sehingga mereka menariknya keluar.

Pengguna mengira seperti itu karena lapisan layar tidak melekat pada ujung bezel plastik yang mengelilingi layar. Bukan hanya masalah layar, Samsung juga mengakui telah menemukan kelemahan lainnya, yaitu terperangkapnya debu dan bulu di bawah mekanisme engsel smartphone. Hal ini bakal diatasi dengan cara mengurangi jarak bagian atas dan bawah engsel jadi lebih kecil. Pengujian device yang sudah diperbaiki dilakukan di Korea Selatan dan perusahaan dikabarkan bakal membuat pengumuman perilisan akhir bulan ini.

Samsung Tak Sengaja Ungkap Data Sensitif Perusahaan
Samsung disebut-sebut tak sengaja mengungkap data kredensial, source code, dan kunci rahasia untuk sejumlah proyek mereka. Demikian berdasarkan data peneliti keamanan Mossab Hussein. Mengutip laman Gizmochina, Senin (13/5/2019), Samsung secara tidak sengaja memberikan akses kepada publik atas sejumlah file rahasia yang ada di laboratorium pengembangan GitLab. Parahnya, file rahasia perusahaan itu dibiarkan terbuka begitu saja tanpa password. Data yang terungkap, berisi kredensial untuk akun layanan Web Amazon yang dipakai untuk mengembangkan layanan Samsung. Total, ada 100 ruang penyimpanan yang melekat pada akun AWS yang berisi data analitik dan log. Token akses GitLab karyawan juga merupakan bagian dari data sensitif yang ditemukan. Peneliti keamanan mendapatkan akses ke berbagai proyek publik dan swasta dengan token akses, meningkatkan jumlah proyek yang terekspos dari 43 menjadi 135.

Baca juga : Samsung Perkenalkan Galaxy A8s

“Saya memiliki token pribadi pengguna yang memiliki akses penuh ke semua, yakni 135 proyek pada GitLab itu,” kata Mosaab Hussein.

File yang Terekspos
Sebagian besar file yang terekspos secara publik berisi data yang terkait dengan layanan SmartThings dan Samsung Bixby. Lebih lanjut, Hussein menyebutkan, teresksposnya data rahasia milik Samsung ini bisa menyebabkan bencana jika ada pihak luar yang memanipulasi kode. Sekadar informasi, Samsung memiliki banyak proyek di Vandev Lab–repositori GitLab yang dimiliki Samsung untuk tujuan pengembangan layanan. Pada repositori yang sama menampung proyek-proyek Samsung seperti platform SmartThings dan Bixby.

Namun demikian, untuk saat ini Samsung telah mencabut akses ke semua kunci dan kredensial pada platform pengujian. Perusahaan juga tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menemukan bukti terhadap tiap akses eksternal yang mencoba masuk ke file tersebut.

Samsung Perkenalkan Galaxy A8s

Samsung Perkenalkan Galaxy A8s

Daftarmerekdunia.web.id – Teka-teki tentang smartphone Samsung terbaru, Galaxy A8s, akhirnya dijawab. Alasannya adalah bahwa perusahaan resmi menghadirkan Galaxy A8 sebagai produk terbaru tahun ini. Menurut rumor sejauh ini, Galaxy A8 memiliki takik yang tidak biasa. Sebab, kamera depan, yang bisa dikatakan sebagai takik, ponsel pintar ini terletak di sudut kiri atas perangkat, juga dikenal sebagai pembawa desain layar Infinity-O.

Dikutip dari The Verge, Selasa (11/12/2018), smartphone ini memiliki bentang layar 6,4 inci. Dari sisi spesifikasi, Galaxy A8s ini jelas ditujukan sebagai perangkat kelas menengah.

Galaxy A8s dipersenjatai chipset Snapdragon 710 dengan opsi RAM 6 atau 8GB. Sementara kapasitas memori internalnya 128GB yang dapat diperluas dengan microSD berukuran hingga 512GB.

Berlanjut ke fotografi, Galaxy A8s memiliki tiga kamera utama, serupa dengan Galaxy A7. Konfigurasi kamera smartphone ini adalah lensa utama beresolusi 24MP, lensa telephoto beresolusi 10MP, dan lensa depth sensor beresolusi 5MP.

Baca juga : Samsung Habis-habisa Di Kritik Kasar

Adapun kebutuhan selfie diserahkan pada kamera depan beresolusi 24MP. Posisi kamera depan ini yang menarik karena tampil bulat dan diletakkan di pojok kiri layar.

Smartphone ini memiliki baterai berkapasitas 3.400mah yang sudah mendukung fast charging. Menjalankan Android 8.1 Oreo, Galaxy A8s telah dilengkapi pemindai sidik jari di bagian belakang bodi.

Sayangnya, tidak ada informasi mengenai harga dan ketersediaan smartphone ini. Informasi terkini hanya menyebut pre-order Galaxy A8s untuk pasar Tiongkok bakal dilakukan pada 20 Desember 2018.

Bocoran Seputar Galaxy A8s
Sekadar inforfmasi, keberadaan Galaxy A8s sendiri memang sudah diketahui sejak beberapa bulan lalu. Bocoran desain smartphone ini juga sempat terungkap.

Terbaru, giliran spesifikasi smartphone ini yang muncul di internet. Dikutip dari Phone Arena, Rabu (26/11/2018), Galaxy A8s memiliki spesifikasi yang terbilang apik.

Menurut kabar, Galaxy A8s akan menjadi smartphone pertama Samsung yang memakai Snapdragon 710–dan akhirnya terbukti. Dari sisi memori, smartphone ini memiliki RAM 6GB dan ROM 128GB.

Kapasitas memori perangkat ini masih dapat diperluas dengan microSD hingga 512GB. Memiliki baterai berkapasitas 3.400mAh, Galaxy A8s sudah menjalankan Android 9 Pie.

Smartphone ini memiliki layar berukuran 6,39 inci dengan desain Infinity-O. Smartphone ini juga disebut-sebut mempunyai bodi yang lebih tipis dan kecil dari Galaxy Note 9.

Galaxy A8s memiliki tiga kamera utama yang masing-masing beresolusi 24MP, 10MP, dan 5MP. Sementara untuk memenuhi kebutuhan selfie, ada kamera depan beresolusi 24MP.

Resmi Hapus Headphone Jack
Lewat Galaxy A8s, Samsung untuk kali pertama untuk menghapus keberadaan headphone jack 3.5mm. Dari informasi yang dihimpun, smartphone ini dipastikan tidak memiliki port tersebut.

Dengan kata lain, pengguna smartphone ini harus terhubung dengan bluetooth atau memanfaatkan dongle jika ingin mendengarkan audio melalui earphone.

Namun, belum dapat dipastikan apakah Samsung menyediakan dongle khusus dalam paket pembelian. Kendati demikian, belum diketahui alasan Samsung menghapus keberadaan headphone jack di perangkat ini.

Samsung Habis-habisa Di Kritik Kasar

Samsung Habis-habisa Di Kritik Kasar

Daftarmerekdunia.web.idSamsung dilaporkan mendapatkan kritik dari para hypebeast lantaran mengklaim telah bekerja sama dengan brand Supreme. Kenyataannya, Supreme yang diajak bekerja sama adalah brand dari Italia. Dikutip dari The Verge, Selasa (11/12/2018), Supreme yang disebut sebagai mitra Samsung adalah brand yang berbasis di Barletta, Italia. Brand ini berhasil mengalahkan Suprem NYC di pengadilan terkait penggunaan nama “Supreme” di Italia. Supreme Italia merupakan salah satu perusahaan yang riskan terlibat regulasi properti intelektual. Menggunakan logo perusahaan lain, tapi mendaftarkan merek dagangnya sendiri di Italia, Supreme tersebut dilindungi oleh hukum Italia. Kini Supreme Italia berencana meluncurkan sejumlah toko ritel di Tiongkok untuk pertama kalinya mulai tahun depan. Samsung menjadi mitra terbesar pertama perusahaan. Samsung sejauh ini belum mengumumkan tipe produk yang akan lahir dari kolaborasi dengan brand dari Italia ini. Supreme Italia Saat Samsung mengumumkan kerjasama dengan Surpreme Italia di atas panggung, kedua CEO perusahaan tersebut juga berada di tempat yang sama. “Anak muda saat ini ingin memperlihatkan keunikan mereka dalam bergaya. Untuk memperlihatkan gaya tersebut, ada dua brand dengan awalan S,” ungkap pimpinan pemasaran Samsung Tiongkok, Feng En. Dua brand yang dimaksudnya adalah Samsung dan Supreme. Dalam hal ini, brand tersebut adalah Supreme Italia. Klarifikasi Samsung Setelah menyampaikan pengumuman tersebut Manager Pemasaran Digital Samsung Tiongkok, Leo Lau, memberikan klarifikasi. Ia menegasksn Samsung tidak bekerja sama dengan brand Supreme asli. “Kami bekerja sama dengan Supreme Italia, bukan Supreme NYC. Supreme NYC tidak memiliki otorisasi penjualan dan pemasaran di Tiongkok, tapi Supreme Italia memiliki otorisasi pemasaran dan penjualan produk di wilayah Asia Pasifik kecuali Jepang,” jelasnya. Supreme Asli Supreme asli merupakan brand pakaian asal New York City, Amerika Serikat. Brand ini terkenal dengan logo kotak berwarna merah dengan tulisan “Supreme”, dan popularitasnya juga didongkrak dengan sejumlah kolaborasi. Perusahaan menegaskan tidak bekerja sama dengan Samsung dan membuka toko di Tiongkok. “Klaim ini sangat salah dan disebarkan oleh perusahaan palsu,” ungkap pihak Supreme NYC.

1 6 7 8