Brand Sling Bag Lokal Terbaik

Brand Sling Bag Lokal Terbaik

Brand Sling Bag Lokal Terbaik – Saat ini sudah banyak orang yang menyukai sling bag atau tas kecil yang di gantungkan. Banyak yang menyukai fashion sling bag baik wanita ataupun pria. Daripada bingung lihat aja dulu nih rekomendasi sling bag merek lokal terbaik yang bakal bikin penampilanmu main keren. Simak sampai bawah!

1. Visval

Visval bisa disebut brand pionir yang memproduksi tas selempang atau sling bag di Indonesia. Sejak pertama kali muncul Visval banyak sekali mengeluarkan produk tas selempang dengan berbagai macam model dan bentuk.

Desain yang simpel dan perpaduan warna yang elegan membuat brand Visval memiliki desain yang autentik. Harga sling bag Visval tergolong terjangkau yaitu Rp149.000. Namun, apabila beruntung dan mendapat diskon kalian bisa mendapat harga di bawah itu.

2. Fairgoods

Fairgoods menjadi salah satu brand lokal sling bag yang bisa dibilang laris di pasaran. Bahkan di salah satu toko online total sudah terjual lebih dari 10.000 buah.

Hal yang membuat produk Fairgoods laku keras di pasaran adalah harganya yang sangat murah. Hanya Rp29.000 kalian sudah memiliki sling bag dengan desain dan kualitas yang cukup baik. Bagi kalian yang punya uang terbatas produk ini layak kalian beli.

3. Ribsgold

Ribsgold kini menajdi salah satu brand lokal yang fokus memproduksi fashion polos yang tengah naik daun kalangan anak muda. Banyak produk pakaian dan aksesori pendukung yang diproduksi oleh Ribsgold yang dijual dengan harga murah, baik itu kaus, celana, kemeja dan sendal.

Kini Ribsgold juga memproduksi sling bag dengan desain simpel tapi elegan. Harga sling bag dari Ribsgold hanya dibanderol Rp69.000. Produk ini tersedia dalam tiga warna utama yaitu biru dongker, hitam dan hijau army.

Baca Juga :Daftar Brand Fashion yang Bangkrut

4. Melo

Melo merupakan brand lokal memproduksi pakaian dan aksesori dengan bergaya kasual. Termasuk sling bag yang diproduksinya juga memiliki desain yang unik dan memiliki banyak pilihan model serta bentuk.

Harga yang ditawarkan pun tidak akan membuat uang jajan kalian cepat habis. Hanya dengan Rp75.000 saja kalian sudah bisa mendapatkan tas selempang keren ini.

5. Mickout Project

Terakhir ada brand lokal sling bag asal Bandung, Mickout Project. Sama halnya seperti merek-merek sebelumnya, Mickout Project juga memiliki lini produksi yang bervariasi yang bukan hanya sling bag. Untuk produk sling bag Mickout Project memiliki 7 varian produk dengan beragam bentuk dan warna. Harga yang dipatok pun tidak terlalu mahal hanya di kisaran Rp75.000 hingga Rp99.000, tergantung varian produk mana yang kalian beli.

2

Daftar Brand Fashion yang Bangkrut

Daftar Brand Fashion yang Bangkrut – Di dunia bisni sudah pasti ada terjadinya persaingan yang sangat ketat. Akibat sebuah persaingan, banyak brand yang menjadi bangkrut bahkan ada beberapa yang tutup. Berikut adalah daftar brand yang bangkrut karena kalah persaingan

1. Forever 21

Merek pakaian yang didirikan oleh Do Won Chang dan Jin Sook Chang di Los Angeles pada 1984 itu, menyatakan bahwa usahanya di beberapa wilayah mengalami kebangkrutan pada September. Merek ini kemudian berencana untuk menutup ratusan toko dan melakukan restrukturisasi.
Namun perusahaan ini tidak berencana untuk menutup bisnisnya. Sebaliknya mereka menyatakan diri bangkrut sebagai salah satu strategi untuk memperkuat bisnisnya di masa depan.
Salah satu upaya untuk restrukturisasi adalah dengan memperkecil wilayah pemasaran dengan menutup toko di 40 negara. Forever 21 tetap beroperasi di wilayah Meksiko dan Amerika Latin, namun mengurangi toko mereka secara besar-besaran di wilayah Eropa dan Asia.

2. Sonia Rykiel

Merek mewah asal Perancis yang berdiri sejak 1968, Sonia Rykiel dinyatakan bangkrut di Amerika pada April 2019. Amerika merupakan salah satu pasar terbesar merek Sonia Rykiel selain di Eropa.
Namun rumah mode ini menutup seluruh toko mereka di Amerika, disusul dengan toko-toko di Eropa. Pada Juli 2019, salah satu pengadilan Perancis menyatakan merek mewah ini ditutup dan dilikuidasi.
Pada 2018 rumah mode ini mengalami kerugian hingga 30 juta euro (sekitar Rp 470 miliar). Beberapa investor telah menyatakan minatnya untuk mengambil alih rumah mode tersebut, termasuk mantan kepala rumah mode Balmain, Emmanuel Diemoz, serta seorang konglomerat asal Cina.
Namun pada 12 Desember 2019, toko daring yang menjual produk fashion mewah, Showroomprive, mengumumkan akan meluncurkan kembali lini busana Sonia Rykiel.

3. Roberto Cavalli

Merek fesyen mewah Roberto Cavalli untuk cabang di seluruh Amerika dinyatakan bangkrut pada April 2019. Lisensi merek mewah ini di wilayah Amerika dipegang oleh Art Fashion Corp, yang kemudian ditutup, setelah seluruh toko Roberto Cavali di Amerika ditutup dan melepas lebih dari 100 karyawan.

Baca Juga    :6 Cerita Menarik di Balik Brand Fashion Terkenal di Dunia

Roberto Cavalli, sebagai entitas, mengaku mengalami “kesulitan keuangan” dan menyusun strategi untuk dapat tetap bertahan. Perusahaan ini kemudian dibeli oleh pengembang real estat yang berbasis di Dubai, Hussain Sajwani, pada bulan November 2019.
Cavalli sendiri membuka butiknya pertama kali pada tahun 1972 di Saint Tropez.

4. Zac Posen (House of ‘Z’)

Desainer Zac Posen (kiri) dan model Hilary Rhoda berpose di karpet merah Annual CFDA/Vogue Fashion Fund Gala ke-13 di New York, 7 November 2016. Evan Agostini/Invision/AP

Desainer asal kota New York ini memutuskan untuk menutup rumah mode mewah miliknya pada November 2019 setelah 20 tahun berkarya. Penutupan rumah modenya itu diumumkan tidak lama setelah toko ritel mewah Barneys dinyatakan bangkrut. Beberapa busana dari rumah mode Zac Posen.
Posen adalah salah satu desainer yang menitipkan busana rancangannya di toko ritel mewah Barneys. Posen yang dikenal dengan rancangan busana mewah ini, menyatakan terpaksa menutup rumah modenya setelah merasa kesulitan untuk mencari investor dan pembeli.

5. Diesel

Merek fesyen denim yang didirikan oleh Adriano Goldschmied dan Renzo Rosso di Molvena, Italia, pada 1978 ini dinyatakan bangkrut pada Maret 2019.
Dikutip dari Business Insider, perusahaan ini mengalami kerugian di 28 wilayah di AS. Investasi perusahaan sebesar$ 90 juta juga tidak kembali sesuai waktu yang ditentukan. Selain itu, perusahaan mode denim mengklaim bahwa beberapa insiden pencurian dan penipuan menyebabkan kerugian $ 1,2 juta selama tiga tahun terakhir.
Perusahaan belum mengumumkan penutupan toko, tetapi berencana untuk memperkuat beberapa toko yang lama dengan tujuan menghemat biaya sistem operasional.

brand fashion

6 Cerita Menarik di Balik Brand Fashion Terkenal di Dunia

6 Cerita Menarik di Balik Brand Fashion Terkenal di Dunia – Suka belanja barang bermerek? Kami yakin sepersekian persen teman-teman di luar sana PASTI gemar melakukannya. Selain bisa memuaskan ‘dahaga’, belanja barang bermerek biasanya membuat kelas kita naik satu level di mata orang-orang.

Pasalnya, baik kuantitas dan kualitas barang bermerek sesuai dengan harganya yang selalu memiliki deretan panjang angka nol. Biasanya orang-orang yang bisa melakukannya, hanya dari kalangan jetset saja.

Sayang, banyak orang yang beranggapan kalau belanja barang bermerek selalu dikaitkan dengan sifat hedonisme. Sebenarnya belanja barang bermerek sah-sah saja selama kita bisa membatasi diri. Yang jadi masalah kalau kita sudah kecanduan. Ini dia yang membuat paradigma belanja barang bermerek menjadi kegiatan negatif.

Namun tak selamanya belanja barang bermerek itu menjadi hal yang negatif kok! Sekarang banyak juga kaum sosialita yang mengubah hobi belanjanya ini menjadi salah satu investasi yang menggiurkan; tak hanya memutar uang saja, tapi juga bisa mencicipi koleksi terbaru dari sang investor.

Nah, kalau teman-teman mau ikutan berinvestasi seperti para sosialita di atas, kalian harus hapal juga yah sejarahnya! Bukan hanya hapal merek dan logonya saja. Malu dong kalau nanti ada klien yang newbie bertanya tentang detail merek tertentu, tapi kita sebagai investor tidak bisa menerangkannya.

Maka dari itu, kali ini kamini.id akan mencoba menerangkan beberapa rangkuman sejarah brand fashion dunia yang dijamin bisa menambah pengetahuan kalian! Yuk simak!

1. Louis Vuitton

Bila ada yang bertanya, apa merek apparels yang paling tersohor di seluruh dunia? Jawabannya pasti Louis Vuitton. Merek dagang dengan lambang LV yang menjadi signaturenya ini sudah merambah dunia fashion sejak sekitar tahun 1854; menjadikannya merek apparels pertama yang sukses menembus pasar fashion kelas kakap.

Louis Vuitton sendiri merupakan pria kelahiran 4 Agustus 1821 di Anchay, France. Dirinya menjadi seorang desiner bukan atas kemauannya sendiri. Sebenarnya Vuitton hanya memiliki kemampuan dalam membuat boks kayu. Namun saat Napoleon Bonaparte III ditahbiskan sebagai Kaisar di Perancis, kemampuan Vuitton akhirnya berkembang.

Sang istri Napoleon, seorang permaisuri dari Spanyol, mengetahui bakat Vuitton dalam membuat boks kayu terbaik. Ini membuat dirinya dipekerjakan sebagai pembuat boks kayu khusus pakaian pribadi bagi keluarga Napoleon.

Kesempatan ini membuat Vuitton menjadi sangat terkenal, akibat istri Napoleon yang memperkenalkannya kepada seluruh kolega keluarganya yang hampir semua berasal dari royal family.

Setelah berhenti dari keluarga Kaisar Napoleon III, Vuitton membangun usahanya sendiri bersama sang istri Clemence Emilie Parriaux yang dinikahinya pada 22 April 1854. Mulai dari sini lah, usaha dengan monogram LV (lambang quatrefoils dan bunga) yang meliputi jam tangan, pakaian, sepatu, aksesoris, dsb. mulai menjamur ke seluruh dunia.

Hingga saat ini, perusahaan LV sudah merebak ke 50 negara dengan retail shop yang menyentuh angka 500 toko bertempat di spot-spot kenamaan seperti Galleria Vittorio Emanuele II di Milan, Champs-Élysées di Paris, 66 Plaza di Shangai, The Fifth Avenue di Manhattan, Plaza Senayan di Indonesia dan masih banyak lainnya.

Dengan hasil penjualan sebesar € 9.7 miliar pada tahun 2013, para peneliti saham mengamini kalau pada tahun ini, LV masih tetap merajai brand fashion dunia dengan hasil penjualan terbanyak.

2. Hermès

Merupakan rival terbesar Louis Vuitton. Merek dagang lainnya yang memegang kuasa atas dunia fashion di seluruh dunia. Rumah mode asal Paris ini mengusung tema klasik dan vintage di setiap karyanya; warna-warna terang juga menjadi ciri khas Hermés.

Merek yang satu ini diakui sebagai satu-satunya merek fashion yang tidak ‘tersentuh’ dengan krisis ekonomi global. Pasalnya, masih banyak orang yang rela menggelontorkan uangnya untuk membeli produk Hermés di saat kurs mata uang di negaranya masing-masing sedang anjlok.

Adalah Thierry Hermes, pria kelahiran tahun 1801 di Krefeld, Jerman inilah yang pertama kali membuat rumah mode Hermés. Uniknya, barang-barang yang ia buat sebenarnya bukan untuk manusia, melainkan untuk kuda; mulai dari kekang, saddle, peralatan berkuda hingga kereta barang.

Itu semua ia buat di rumah produksi miliknya di Grand Boulevards, Paris guna memenuhi permintaan para bangsawan Eropa. Seiring bertambahnya usia, Thierry akhirnya mewariskan apa yang ia punya kepada anaknya, Charles-Emille Hermes. Berangkat dari warisan inilah, Charles mulai memproduksi barang-barang selain peralatan berkuda.

Walaupun begitu, barang-barang tersebut masih ada sangkut pautnya dengan kegiatan berkuda para bangsawan, seperti tas kulit, jaket, hingga scarf. Untuk mengenang awal mula Hermés terbentuk, para pewaris Hermés membuat logo yang terbilang unik. Sebuah kuda yang sedang menarik kereta pangeran. Logo ini yang membuatnya semakin dikenal para pemaham fashion.

Akibat perkembangan dunia fashion yang signifikan. Keluarga Hermés akhirnya terpengaruh untuk membuat inovasi baru. Sampai pada tahun 1970, Hermés mulai diakui sebagai brand ternama yang tak kalah baik dari brand kenamaan lainnya seperti Louis Vuitton.

Kini, Hermés tak hanya membuat tas, jaket atau scarf saja. Hermés juga membuat aksesoris, perhiasan mahal, pakaian mewah, sepatu, dasi sutera, sampai parfum! Dengan harga fantastis untuk setiap produknya, tak heran klien Hermés bukan sembarang orang.

Kabarnya, Paris Hilton, Nicole Kidman, Julianne Moore, Elle MacPherson, Elizabeth Hurley dan Madonna adalah deretan artis terkenal yang kerap kali menggunakan produk keluaran Hermés.

3. Marc Jacobs

Siapa sangka designer terkenal satu ini adalah anak broken home? Marc Jacobs sudah ditinggal Ayahnya meninggal sewaktu kecil dan harus menerima 3 Ayah tiri lainnya dari hasil 3 pernikahan ibunya yang tak berlangsung lama.

Mengalami gangguan psikis, Nenek Marc akhirnya mau mengurusnya dan mengharuskannya pindah ke New York. Di sinilah bakat seni Marc berkembang. Nenek Marc menyekolahkan dirinya di sebuah sekolah seni bernama Parson School of Design. Hanya dalam kurun waktu yang terbilang singkat, pada akhir masa studinya, Marc banyak memenangkan penghargaan atas seni design yang ia kuasai.

Salah satu karyanya adalah sebuah Op-Art Sweater yang dibuat oleh neneknya dan dikreasikan oleh Marc sendiri. Karyanya itu dilirik oleh Barbara Weiser, pemilik butik New York’s Charivari. Barbara akhirnya membeli kreasi Marc dan mengajaknya bekerja sama untuk memproduksi sweater tersebut dengan nama Marc Jacobs for Marc & Barbara.

Tak disangka, penjualan sweater itu meledak, membuat pebisnis fashion lainnya mengincar ide unik Marc. Maka akhirnya, Marc pun menjalin kerja sama dengan Robert Duffy, seorang eksekutif salah satu perusahaan fashion, pada tahun 1986 namun tak berlangsung lama.

Setelahnya, Marc kembali melebarkan sayap karirnya dengan bekerja sama dengan Louis Vuitton. Pihak LVMH membeli beberapa pakaian dari label Marc sendiri. Dalam naungan Louis Vuitton, Marc pun mulai mengembangkan koleksi pakaiannya dan diperlihatkan pada umum menggunakan model-model ternama seperti Stephen Sprouse, Takashi Murakami, Richard Prince hingga raper ternama Kanye West.

Setelah sukses dan percaya akan kemampuannya sendiri, Marc pun melepas kerja sama dengan LVMH pada musim panas tahun 2014. Kini, Marc Jacobs mulai bersaing dengan brand-brand lain yang pernah bekerjasama dengannya selama ini. Dengan gerai yang mencapai 285 di seluruh dunia; kuantitas dan kualitas dari brand Marc Jacobs selalu diperhitungkan di dunia fashion berbasis internasional.

4. Gucci

Menjadi peringkat ke 41 di “Top Global 100 Brands” dan masuk ke dalam posisi 38 pada survey ‘The Most Valuable Brands’ yang dibuat oleh majalah Forbes (2013) menjadikan Gucci sebagai salah satu merek produk fashion terbaik dan salah satu merek yang paling dicari di seluruh dunia.

Bagaimana tidak? Gucci selalu menghadirkan koleksi-koleksi yang sangat up-to-date dan berkelas sehingga banyak fashionista yang menunggu setiap peluncuran produk Gucci. Bukan hanya para fashionista saja, kalangan pebisnis yang bergerak di bidang entertainment dan majalah fashion ternama juga sama antusiasnya untuk menunggu koleksi-koleksi terbaru Gucci.

Siapa sangka, orang dibalik brand Gucci yang tersohor itu bukanlah orang yang mahir dalam bidang seni desain. Adalah Guccio Gucci, pendiri rumah produksi Gucci, lahir di Florence pada tahun 1881. Guccio bukanlah berasal dari kalangan yang berada, dia harus banting tulang untuk menghidupi dirinya sendiri.

Masa mudanya ia pakai untuk bekerja. Pada tahun 1897, Guccio bekerja di Hotel Savoy, London. Dari sini karirnya mulai berkembang; Hotel Savoy dipenuhi oleh tamu-tamu orang kaya dan pebisnis-pebisnis sukses yang sedang dalam business trip.

Saat itu, Guccio selalu melihat para tamu di hotel tempatnya bekerja menggunakan tas-tas kulit yang sangat bagus. Berkat kemampuan mengingatnya yang baik, Guccio mulai menggambarnya. Hingga suatu waktu, Guccio memutuskan untuk berhenti bekerja dan kembali ke Florence.

Guccio pun memulai kembali karirnya. Dia membangun rumah produksi kecil-kecilan yang membuat tas dan kantung bawaan yang sering dipakai oleh bangsawan yang senang berpergian menggunakan kuda. Berhubung saat itu di Italian produksi kulit sedang bagus, maka Guccio memanfaatkan kesempatan tersebut.

Para bangsawan yang membeli dan membawa tas kulit Guccio ke negara lain membuat para bangsawan di negara dikunjungi ingin membeli tas rancangan Guccio juga. Dalam keadaan seperti itu, Guccio menjadi sangat terkenal.

Hingga pada tahun 1936, rumah produksi Gucci berhasil membuat koper pertama yang langsung meledak di pasaran. Dari sinilah, seluruh produk Gucci terkenal sampai ke seluruh dunia. Kini, Gucci tak hanya memproduksi tas saja. Gucci membuat barang-barang lainnya seperti baju, jaket, sepatu, kacamata, selendang sutra, box kosmetik, dsb.

Baca Juga :Brand Jam Water Resistant Terbaik 

5. Prada

Brand satu ini memang sudah terkenal dari dulu. Terkenal di kalangan para jutawan dan bangsawan dari seluruh negeri karena design setiap produknya sangat elegan dan terlihat mewah. Jadi Prada sudah pasti bukan hal asing lagi bagi penyuka atau kolektor barang-barang branded; mulai dari model yang up-to-date hingga model vintage yang lebih disukai kaum jutawan.

Brand Prada sendiri dibentuk pada tahun 1913 oleh seorang pembuat produk-produk mewah yang terbuat dari kulit bernama Mario Prada. Pada awalnya, Mario Prada hanya memproduksi tas yang terbuat dari bahan walrus.

Namun karena alasan bahan walrus terlalu sulit untuk dibentuk karena berbobot lumayan berat, Mario mulai membuat inovasi; dirinya menggunakan bahan-bahan lain yang lebih mudah didapat dan harga jualnya yang baik seperti kristal atau kulit kerang.

Inovasi di atas disukai oleh para pelanggan Mario Prada sehingga produksi berbahan walrus dihentikan dan diganti dengan produksi berbahan lainnya. Terlampau tua, Mario Prada menyerahkan seluruh kerja kerasnya kepada Muccia Prada, cucu Mario. Mario ingin kalau cucunya bisa meneruskan bisnis produksi kulit miliknya.

Akhirnya setelah Prada jatuh ke tangan Muccia, manajemen di pabrik Prada berubah; Muccia menangani design untuk Prada sedangkan suami Muccia, Patrizio Baterlli, menangani penjualan. Kini Prada dikenal dengan designnya yang simple namun tidak menghilangkan kesan elegan. Selain itu Prada juga memiliki signature color sendiri; mulai dari warna hitam, abu-abu dan krem juga warna pastel.

Saat ini, Prada sudah bisa didampingkan dengan brand ternama lainnya di bidang fashion seperti Louis Vuitton atau Gucci. Angka penjualan Prada yang meliputi harga jual barang-barang; sepatu (pria & wanita), sabuk kulit, tas, baju, kacamata, ponsel dan lainnya juga bersaing dengan brand pendahulunya itu.

Melalui nama Prada pula, sang pewaris, Muccia Prada dinobatkan sebagai salah satu dari 30 wanita berpengaruh di Eropa (menurut American Financial Newspaper dan The Wall Street Journal). Banyak artis yang menjadi model Prada hingga menjadi pemakai tetap brand ini, diantaranya Cameron Diaz dan Uma Thurman.

6. Armani

Armani sendiri terkenal bukan di kalangan wanita, melainkan di kalangan para pria. Dibentuk guna memenuhi permintaan dan kebutuhan para pria metro yang sangat memperhatikan penampilan, Armani menjadi salah satu brand yang paling digemari oleh kaum Adam.

Walaupun tergolong baru karena baru terbentuk pada tahun 1970, Armani tidak kalah dengan brand lainnya. Hanya saja, Armani berfokus dengan men’s wear. Jadi jangan heran kalau teman-teman berkunjung ke gerai Armani, kebanyakan yang terpampang di display adalah baju dan aksesoris lelaki.

Adalah Giorgio Armani, orang dibalik terbentuknya brand Armani. Girogio sendiri bukanlah orang yang ahli dalam bidang fashion; dirinya merupakan lulusan dari fakultas ilmu kesehatan, Universitas Piacenza. Namun karena dirinya mengagumi akan glamour-nya Hollywood, rasa seninya pun timbul.

Giorgio yang saat itu sedang libur dari masa akademi militer selepas menyelesaikan studi di Universitas Piacenza, memutuskan untuk kembali ke Milan dan membuat mimpinya menjadi nyata, menjadi seorang designer handal. Ia bekerja di salah satu mall ternama di Milan bernama Le Rinascente dan bertemu dengan seorang designer, Nino Cerutti.

Nah itu dia 6 cerita menarik di balik brand fashion yang terkenal di dunia, semoga artikel ini membantu

Merek Pierre Cardin Menjadi Milik Pengusaha Jakarta

Merek Pierre Cardin Menjadi Milik Pengusaha Jakarta – Berikut ini merupakan artikel yang membahas tentang kabar mengenjutkan merek Pierre Cardin yang men jadi milik Pengusaha Jakarta.

Merek Pierre Cardin Menjadi Milik Pengusaha Jakarta

Sejauh 2018, sengketa merk masih memberi warna dunia peradilan Indonesia. Salah satunya sengketa merk Pierre Cardin yang didiagnosa Mahkamah Agung( MA) jadi kepunyaan orang Jakarta.
Permasalahan bermula dikala Pierre Cardin melayangkan gugatan dari 59 reu du Faubourg Saint- Honore, Paris Prancis ke Majelis hukum Niaga Jakarta Pusat( PN Jakpus). Dia menunjuk pengacara Ludiyanto buat menggugat pengusaha lokal, Alexander Satryo Wibowo yang memproduksi benda dengan merk yang sama.
Ludiyanto mendalilkan kalau kliennya ialah desainer yang diketahui dunia.
Pierre Cardin dari Prancis kaget menciptakan merk seragam di Indonesia buat kelas yang sama yang dibuat Alexander Satryo Wibowo. Tidak terima, Pierre Cardin Prancis menggugat Alexander Satryo Wibowo yang beralamat di Kayu Putih, Jakarta Timur.
Tetapi apa energi, Majelis hukum Niaga Jakarta Pusat menolak gugatan tersebut pada 9 Juni 2015. Pierre Cardin asal Prancis tidak terima serta mengajukan kasasi. Tetapi kasasi itu ditolak MA.
Merasa lebih berhak, Pierre Cardin mengajukan upaya hukum luar biasa dengan mengajukan PK. Tetapi apa kata MA?
” Menolak permohonan PK Pierre Cardin,” putus MA pada September 2018.
Duduk bagaikan pimpinan majelis Soltoni Mohdally dengan anggota Sudrajad Dimyati serta Panji Widagdo. Ketiganya menolak PK dengan alibi permasalahan itu sempat digugat pada tahun 1981 serta ditolak.
” Bagi hukum, penggugat tida diperbolehkan lagi buat mengajukan gugatan ini,” ucap majelis.
Dari keenam hakim agung yang menanggulangi permasalahan ini( 3 di tingkatan kasasi serta 3 di tingkatan PK), hakim agung Nurul Elmiyah tidak sepakat Pierre Cardin kepunyaan orang Jakarta. Dia beralasan merk Pierre Cardin telah populer di bermacam negeri serta merujuk nama desainer Prancis.
” Merk dagang sesuatu produk tidak cuma bermakna semata- mata nama ataupun tulisan, hendak namun lebih jauh pula memiliki makna serta iktikad yang bisa berhubungan langsung dengan produk yang bersangkutan. Di samping itu merk yang tertulis pada sesuatu produk pula bisa ialah karakteristik pembeda dari wilayah mana( dalam negara) ataupun dari negeri mana( luar negara) asal- usul produk tersebut,” kata Nurul.
Dalam perkawa a quo, nama Pierre Cardin yang ialah nama asli Penggugat, sebaliknya nama ataupun tulisan produk yang digunakan Terguguat( Alex) pula Pierre Cardin yang teruji sama pada pokoknya.
” Serta teruji pula kedua nama ataupun tulisan tersebut bukan ialah bahasa ataupun tulisan dalam bahasa Indonesia, hendak namun ialah bahasa ataupun tulisan dalam bahasa asing yang ialah bahasa negeri asal Penggugat,” ucap hakim agung yang pula dosen UI itu.
Tetapi, suara Nurul kalah dengan hakim agung yang lain. Pierre Cardin juga jadi merk kepunyaan orang Jakarta.
Faktor Brand Swaovski Yang Harus Kalian Ketahui

Faktor Brand Swaovski Yang Harus Kalian Ketahui

Faktor Brand Swaovski Yang Harus Kalian Ketahui – Swarovski merupakan salah satu brand ternama, brand ini menjajakan perhiasan berupa kristal mewah, tidak hanya itu brand ii juga mengeluarkan jam tangan, hiasan natal, serta dekorasi rumah.

Layaknya berlian, kristal Swarovski pun memiliki kilau yang bersinar sangat indah. Walaupun Swarovski hadir dengan harga lebih terjangkau daripada berlian, namun kilau yang dimilikinya tidak kalah cantik.

Jika Anda tertarik untuk membeli perhiasan kristal Swarovski, ada baiknya untuk mencari tahu terlebih dahulu apa itu kristal Swarovski. Swarovski bisa menjadi salah satu pilihan bagi Anda untuk mendapat kilau berlian dengan harga lebih terjangkau. Nah, berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang kristal Swarovski.

Apa Itu Kristal Swarovski?

Kristal Swarovski adalah kaca kristal yang dipotong halus. Swarovski merupakan merek kristal yang di produksi oleh Swarovski AG dari Austria. Swarovski AG sendiri didirikan Daniel Swarovski pada tahun 1862-1956.

Kenapa Disebut Swarovski?

Hal ini dikarenakan kristal Swarovski dibuat oleh perusahaan Swarovski AG yang berada di Austria. Perusahaan yang didirikan oleh Daniel Swarovski yang berasal dari Bohemia (sekarang Republik Ceko).

Mengapa Swarovski Terbuat dari Kaca?

Swarovski dibuat seperti pelangi dengan berbagai warna yang cantik dan berkilau dari sebuah kaca kristal. Lalu, bagaimana Swarovski bisa menghasilkan warna-warni yang cantik?

Kaca kristal tersebut ditambahkan oksida timah di dalamnya untuk menghasilkan indek warna yang diinginkan. Tak hanya itu, kristal Swarovski ini pun dapat memiliki efek kilau yang lebih baik daripada kaca biasa.

Baca Juga: Daftar Merek Dunia

Apa Produk Kristal Swarovski yang Paling Terkenal?

Kristal Swarovski yang paling terkenal adalah sarung tangan Michael Jackson yang terbuat dari Swarovski. Selain itu, lampu gantung kristal pada film ‘The Phantom of the Opera’ pada tahun 2004, beberapa produk salam video klip J-Lo ‘On The Floor’ serta pada video klip Nelly Furtado ‘Big Hoops’.

Apa Kristal Swarovski Mahal?

Kristal Swarovski termasuk kristal yang tak mahal atau sangat terjangkau. Tak hanya itu, jika Anda ingin membeli perhiasan bertabur kristal Swarovski yang terjangkau banyak terdapat di toko perhiasan online. Selain itu, harga Swarovski pun akan tergantung dari seberapa banyak kristal tersebut digunakan.

Zara Dan Anak Buahnya

Zara Dan Anak Buahnya

daftarmerekdunia.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Zara Dan Anak Buahnya. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Zara Dan Anak Buahnya

Bershka
Bershka adalah rantai ritel terbesar kedua berdasarkan jumlah toko di seluruh operasi Inditex. Ini memiliki lebih dari 1.000 toko di 70 pasar, dan penjualannya mewakili 9% dari total pendapatan untuk seluruh kelompok.Merek murah ini ditargetkan untuk pembeli pria dan wanita yang lebih muda. T-shirt untuk wanita mulai dari US$ 7,90 (Rp 116 ribu$, dan jeans mulai dari US$ 29,90 (Rp 442 ribu) .

Massimo Dutti
Massimo Dutti pada mulanya adalah label mode pria yang dibeli oleh Inditex pada tahun 1991. Beberapa tahun kemudian, ia merambah pakaian wanita, dan lini anak-anak pada tahun 2003.Ini adalah label kelas atas Inditex, dan ditargetkan untuk pelanggan yang lebih tua. Harga lebih tinggi daripada di Zara, dan fokus di sini kurang untuk tetap pada tren tetapi lebih pada menciptakan lebih banyak gaya klasik yang tak lekang oleh waktu.Saat ini Massimo Dutti memiliki 764 toko di seluruh dunia.

Oysho
Didirikan pada tahun 2001, Oysho mengkhususkan diri dalam pakaian wanita, termasuk pakaian dalam, pakaian tidur, pakaian renang, dan pakaian olahraga.Oysho memiliki 667 toko di 65 pasar di seluruh dunia.

Pull & Bear
Merek yang berfokus pada remaja ini memiliki titik harga yang sangat mirip dengan Bershka, dan ada banyak tumpang tindih dalam pelanggan inti dan gaya.
Pull & Bear mengambil tren internasional terbaru, mencampurkannya dengan pengaruh yang terlihat street wear dan elegan. Brand ini mengolahnya sesuai dengan gaya mereka sehingga mengubahnya menjadi pakaian yang nyaman dan mudah dipakai.Peritel memiliki 969 toko di 76 pasar di seluruh Eropa, Timur Tengah, Afrika, Asia, dan Amerika Selatan, beberapa di antaranya merupakan lokasi waralaba.

Baca Juga : Kasual Dan Anak Muda Pull And Bear

Stradivarius
Stradivarius diakuisisi oleh Inditex pada tahun 1999 dan pada mulanya adalah merek pakaian wanita milik keluarga. Meskipun itu membuat serangan singkat pada pakaian pria di tahun 2017, uji coba ini dihentikan awal tahun ini.Pelanggan targetnya lebih dekat ke Zara, terfokus terutama pada generasi millennial.Saat ini Stradivarius memiliki lebih dari 1.000 toko di seluruh dunia dan menarik US$ 1.7 juta dalam penjualan bersih pada tahun 2017.

Uterqüe
Dengan 91 toko secara global, Uterqüe adalah merek terkecil dan eksklusif Inditex, menjual pakaian dan aksesori wanita untuk pembeli yang lebih dewasa. Inditex mengatakan merek ini adalah semua tentang bahan berkualitas tinggi, itulah mengapa harganya lebih tinggi dari Zara. Misalnya, jaket kulit berharga sekitar US$ 500 (Rp 7,3 juta).

Zara Home
Zara Home mengedepankan konsep butik dengan empat tema yang berbeda, mulai dari area perlengkapan untuk kamar tidur, kamar mandi, ruang makan, hingga ruang tamu.Untuk desain butiknya sendiri, dari luar gerai terlihat sama dengan butik label fashion high street, Zara. Hanya saja, etalase gerai di Zara Home dipenuhi dengan perabotan rumah tangga.Zara Home memiliki 593 toko secara total di 75 pasar, termasuk AS. Anda dapat membeli apa saja dari seprei untuk perabotan rumah dan barang-barang dapur.

Kasual Dan Anak Muda Pull And Bear

Kasual Dan Anak Muda Pull And Bear

daftarmerekdunia.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Kasual Dan Anak Muda Pull And Bear. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Kasual Dan Anak Muda Pull And Bear

Pull and Bear, Brand yang berasal dari Spanyol
Pull and Bear merupakan merupakan brand clothing asal Spanyol yang kini sudah mulai merambah mal dan pusat perbelanjaan di Indonesia.Pull and Bear dimulai pada tahun 1991 dengan misi internasional yang jelas dan dengan niatan untuk menghasilkan pakaian anak muda yang terlibat dengan lingkungan mereka, yang hidup dalam masyarakat dan berhubungan satu sama lain.

Gaya pakaian casual dan keren
Orang-orang muda yang memiliki gaya berpakaian kasual, yang menghindari stereotip dan yang ingin merasa keren dalam apapun yang mereka kenakan.Untuk memenuhi kebutuhan mereka, Pull and Bear mengambil tren internasional terbaru, mencampur mereka dengan pengaruh gaya yang terlihat di jalan dan di klub-klub yang paling modis, dan mengolah kembali mereka sesuai dengan gaya mereka sehingga menjadi nyaman dan mudah untuk dipakai dan yang pasti, selalu dengan harga terbaik.Pull and Bear berkembang pada kecepatan yang sama dengan pelanggan, selalu mengawasi keluarnya untuk teknologi baru, gerakan sosial dan tren artistik atau musik terbaru.Semua ini dapat terlihat dan tercermin tidak hanya dalam desain, tetapi juga di toko-toko.Terinspirasi oleh kota California legendaris Palm Springs, lini produk terus-menerus diperbarui.Semua toko di seluruh dunia menerima barang dagangan baru dua kali seminggu.Milik Inditex Group (Zara, Pull & Bear, Massimo Dutti, Bershka, Stradivarius, Oysho, Zara Home dan Uterqüe), Pull & Bear hadir di 74 pasar (72 dengan toko fisik ditambah lagi 2 toko online) dan memiliki jaringan 930 toko .

Dari orang dewasa untuk anak-anak
Selain pakaian orang dewasa dan anak muda, Pull and Bear juga menyediakan fashion line untuk baju anak kecil Pull and Bear For Kids.Ada juga premium line untuk pria, Pull and Bear Heritage yang menyediakan pakaian fashionable yang dirancang agar pria juga bisa tampil gaya.Pada tahun 1991, Pull and Bear lahir, hasil dari strategi segmentasi pasar yang diprakarsai oleh Grup Inditex.Ini adalah saat ketika orang-orang menuntut gaya busana dasar yang dipengaruhi oleh tren internasional, fashion yang juga bisa cepat beradaptasi dengan kebutuhan mereka, dengan tiga poin mendasar: fashion, harga dan kualitas. Ide yang mendasari Pull & Bear adalah untuk membawa fashion untuk orang.Pada tahun 2011, Pull and Bear membuka toko online pertamanya, sekaligus memperingati berdirinya 20 tahun Pull and Bear.

Memasuki Pangsa Indonesia
Pada tahun 2008, Pull and Bear mulai memasuki pangsa pasar Indonesia, UK, dan Mesir.Pull and Bear pada tahun yang sama juga memulai gerakan revolusioner yang belakangan juga diikuti oleh banyak brand fashion terkenal, yakni merilis katalognya secara eksklusif online. Tujuannya, untuk mengurangi limbah kertas dan penggunaan kertas.Hal ini seolah menegaskan komitmen Pull and Bear untuk selalu mendukung gerakan environmental friendly dan mencegah climate change.Pull & Bear membawa tren internasional terbaru untuk Anda dalam bentuk pakaian yang mudah dikenakan, nyaman dan santai.

Baca Juga : Lacoste Buaya Modis

Koleksi Pull and Bear nyata dengan ide berpakaian pria dan wanita dengan pola pikir anak muda, dengan memperhitungkan bahwa usia bukanlah halangan ketika memilih pakaian dari Pull and Bear.Pada tahun 2015, Pull and Bear me-launching kampanye global pertama mereka, Be More Barrio sekaligus membuka toko fisik pertama di Switzerland dan Swedia.Pull & Bear memiliki dua lini produk yang sama sekali berbeda untuk kedua cowok dan cewek.Di satu sisi, remaja akan menemukan lini yang lebih santai di toko-toko dalam bentuk kaus, t-shirt, celana jeans, celana pendek Bermuda, plimsolls dan topi, di mana baju berbahan kapas adalah bahan utama.Lini kedua diarahkan lebih kepada laki-laki dewasa dan konsumen wanita dewasa atau bekerja yang sudah familier dengan merek ini.

Tren Internasional terbaru
Bagi mereka Pull & Bear menciptakan pakaian yang terinspirasi oleh tren internasional terbaru untuk baik pemakaian pada siang dan malam hari, dan yang bisa dipakai di tempat kerja dan selama waktu luang.Lini ini menyesuaikan tren ini dengan kebutuhan pelanggan Pull & Bear, membuat mereka lebih santai dan mengubahnya menjadi pakaian yang easy-to-wear.Koleksi tekstil didukung oleh alas kaki, aksesori, perhiasan, parfum, headphone, longskates dan kacamata hitam.Dalam hanya 25 tahun, Pull & Bear telah membuka lebih dari 930 toko di jalan-jalan utama dan pusat perbelanjaan di 72 pasar (ditambah 2 pasar di mana ia beroperasi secara eksklusif online).

Kecenderungan mode globalisasi yang Pull & Bear telah memasukkan dalam koleksi baru mereka telah memfasilitasi pertumbuhan yang cepat di tempat penjualan.Semua ini berkat tim muda yang terdiri oleh lebih dari 9400 profesional yang, dengan semangat giat mereka, keterlibatan dan antusiasme, telah berhasil membuat Pull & Bear menjadi nyata.Omset pada penutupan tahun 2015 mencapai € 1417 juta, naik 10% dibandingkan angka untuk tahun 2014. Lebih dari 86 juta item yang dijual di total, termasuk lebih dari 23 juta T-shirt.Hal ini seolah membuktikan bahwa Pull and Bear telah menjadi brand pilihan baik anak muda dan orang dewasa di dalam dan di luar Spanyol.Nah, apakah Anda tertarik dengan Pull and Bear?

Zara Elegan Dan Menawan

Zara Elegan Dan Menawan

daftarmerekdunia.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Zara Elegan Dan Menawan. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Zara Elegan Dan Menawan

Salam fashion, pembaca. Kembali lagi dengan Abyad Apparel Pr. Membahas tentang fashion dan brand – brand besar sebenarnya tidak ada habisnya. Mungkin banyak dari kalian yang sudah tau brand – brand besar yang ada di dunia ini. Setiap brand saling bersaing untuk mengeluarkan produk terbaiknya, untuk membuktikan bahwa produk yang dihasilkan dair brand itu memiliki kualitas yang baik. Mereka berlomba lomba juga mengeluarkan promo untuk menarik minat para pelanggannya. Nah, satu lagi brand besar yang akan kita bahas kali ini, yaitu Zara. Pasti kalau kalian belanja ke mall atau pusat perbelanjaan pernah melihat brand yang satu ini, kan? Brand Zara memang sudah tersebar di setiap pusat perbelanjaan besar dan padat dengan pengunjung. Brand yang satu ini sudah banyak sekali mengeluarkan produknya. Namun, kalian pernah tau gak sih sejarah brand zara ini? Penasaran gak siapa pendirinya dan bagaimana bisa berkembang sampe sejauh ini? Nah, pada kesempatan kali ini Abyad Apparel Pro akan menjelaskan sedikit tentang sejarah brand zara dan juga perkembangannya.

Sejarah Brand ZARA
Zara adalah salah satu merek yg berasal dari Spanyol dan bermarkas di Arteixo, Gallicia. Zara didirikan pada tahun 1975 oleh Armancio Ortega dan Rosallia mera. Zara sendiri merupakan flagship store dari Inditex, yg juga memiliki beberapa merek ternama lainnya seperti :Massimo Dutti , Pull and Bear , Oysho, Uterqüe, Stradivarius dan Bershka.Zara sendiri hanya membutuhkan waktu kurang lebih 2 minggu untuk mengembangkan produk-produk barunya dan meluncurkan sekitar 10.000 design baru setiap tahunnya. Armancio ortega pertama kali membuka Zara Store di sebuah jalan utama di pusat kota A Coruña, Galicia, Spanyol. Toko tersebut ternyata cukup sukses, sehingga Armancio membuka beberapa store lagi di Spanyol. Selama tahun 1980, Ortega mulai mengubah desain, manufaktur dan proses distribusi untuk mengurangi lead time dan bereaksi terhadap tren baru dalam cara yang lebih cepat, dalam apa yang ia sebut “mode instan”. Pada tahun 1980, perusahaan mulai melakukan ekspansi internasional melalui Porto , Portugal. Pada tahun 1989 mereka memasuki Amerika Serikat dan Perancis pada tahun 1990. Dan hingga saat ini, Zara sudah terdapat di 73 negara di Dunia termasuk di Indonesia. Zara memiliki beberapa jenis pakaian, mulai dari Wanita (Woman dan TRF), Pria (Men), anak-anak (Zara Kids), Zara Home hingga kosmetik. Store Zara paling banyak berada di Spanyol (329 toko), dan Prancis (114 Toko). Sementara di Indonesia, Zara hanya ada 13 toko.Louis Vuitton Fashion Director Daniel Piette mendeskripsikan Zara sebagai “retailer yang paling inofatif dan sangat efektif di dunia ini.” Oleh CNN, Zara juga disebut sebut sebagai “Spanish success story.”

ASAL USUL PENAMAAN ZARA
Sejak awal berdiri pada 1975, merek Zara telah berkembang dengan cepat menjadi ikon dalam industri fashion. Dunia fast fashion (tren yang berganti dengan cepat) tak akan lengkap tanpa toko yang memiliki warna monokrom ini. Terkenal sebagai toko yang menjual busana dengan tren terbaru namun harganya relatif terjangkau membuat Zara bisa dijumpai di seluruh dunia. Berdasarkan data tahun 2012 saja, Zara telah memiliki 5.900 gerai yang tersebar di 85 negara. Namun tahukah Anda, bahwa Zara dahulunya bernama Zorba? Pada awal berdiri di tahun1975, Amancio Ortega Gaona pendiri, memutuskan untuk membuka sebuah toko kecil di La Coruna sebuah kota di barat laut Spanyol yang mengkhususkan diri menjual baju-baju rumah semacam daster untuk wanita dan jubah mandi. Gaona kala itu menggemari film Zorba the Greek yang terkenal pada tahun 1974. Kemudian dia memutuskan untuk memberi nama tokonya sesuai dengan judul film kegemarannya. Namun, ternyata nama Zorba sudah banyak dipakai, bahkan ada sebuah bar bernama sama yang jaraknya hanya sekitar dua blok dari toko Gaona. Pemilik bar tersebut mengeluh kepada Gaona, jika ada dua Zorba di kota kecil tersebut akan membingungkan, walau produk yang dijual berbeda. Masalah menjadi lebih rumit karena Gaona sudah terlanjur memesan cetakan logo untuk tokonya. Demi menghemat biaya, Gaona akhirnya membuat merek baru dengan huruf-huruf yang sudah ada. Ia pun mengganti Zorba menjadi Zara. Akhirnya, Zorba tetap dengan usaha menjual birnya, dan Zara fokus dengan bidang pakaian.

Baca Juga : UNIQLO Si Normal Dan Unik

Nah, diatas adalah penjelasan singkat tentang sejarah brand zara dan juga bagaimana asal usul nama zara tersebut. Brand zara memang sudah mampu bersaing dengan produk fashion branded lainnya.Mungkin setelah membaca ini, kalian berfikir untuk membuat brand sendiri untuk bersaing dengan brand lain juga? Abyad Apparel Pro siap menjadi vendor kalian, loh! Abyad Apparel Pro adalah jasa konveksi yang melayani jasa jahit dan juga jasa sablon, Abyad Apparel Pro menggunakan bahan – bahan berkualitas sehingga produk yang dihasilkan memiliki hasil yang bagus juga. Produk yang dihasilkan dari Abyad Apparel Pro mampu bersaing dengan brand brand lainnya, loh! Jika kalian berminat bisa langsung mengubungi 081314460770 atau bisa kunjungi workshop kami langsung ke alamat: JL. CIREUNDEU INDAH III Gang Musholla NO 62A RT 1 RW 3, Ciputat Timur, Pisangan, Kota Tangerang Selatan, Banten 15419.

UNIQLO Si Normal Dan Unik

UNIQLO Si Normal Dan Unik

daftarmerekdunia.web.id Desainnya yang tidak terlalu norak dan detail,tapi tetap lucu dan cute. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai UNIQLO Si Normal Dan Unik. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai UNIQLO Si Normal Dan Unik

Brand pakiaan pada jaman sekarang ini sudah banyak sekali dan sudah tersebar dimana – mana. Dari brand yang terkenal sampai tidak terlalu terkenal. Beberapa brand terus berinovasi untuk terus membuktikan bahwa produk yang mereka hasilkan itu yang terbaik. Sama halnya dengan brand – brand terkenal, banyak sekali brand – brand ternama yang memang sudah kita tau dengan model bajunya yang bagus atau bahkan harganya sedikit pricey. Brand – brand ternama saling bersaing satu sama lain mengeluarkan produk – produk baru agar menarik minta pembeli. Namun, kali ini kita akan membahas sedikit tentang brand Uniqlo. Apa kalian tau brand satu ini? Apa sih unggulan brand ini sampai bisa terkenal? Nah, oleh karena itu kita simak terus artikel ini ya daripada penasaran!

Sejarah Uniqlo
Pada Maret 1949, Hitoshi Yanai, ayah dari Direktur Utama Fast Retailing Tadashi Yanai, membuka toko pakaian pria Ogori Shoji di Kota Ube, Prefektur Yamaguchi.Tadashi Yanai mengambil alih kepemimpinan perusahaan pada tahun 1984, dan membuka toko pertama Uniqlo yang waktu itu bernama toko pakaian kasual Unique Clothing Warehouse pada 2 Juni 1984 di Kota Hiroshima, Prefektur Hiroshima. Toko pertama Uniqlo di tepi jalan besar, Toko Yamanota di Prefektur Yamaguchi dibuka pada Juni 1985. Selama beberapa tahun pertama, toko Uniqlo terus bertambah, terutama di Jepang Barat. Yanai lalu mengganti nama perusahaan dari Ogori Shoji menjadi Fast Retailing pada September 1991.

Fast Retailing mendaftarkan sahamnya di Bursa Saham Hiroshima pada Juli 1994. Saham Fast Retailing mulai diperdagangkan di seksi dua Bursa Saham Tokyo pada April 1997 (diperdagangkan di seksi pertama Bursa Saham Tokyo mulai Februari 1999).Kantor pusat di Tokyo dibuka pada November 1996, dengan maksud memperkuat perencanaan produksi griaan.Titik balik tiba pada Oktober 1998 setelah sweter Uniqlo dari bahan sintetis fleece yang diobral seharga ¥1.900 laku terjual sebanyak 2 juta helai. Larisnya fleece produk Uniqlo terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya. Pada tahun 1999, Uniqlo menjual 8,5 juta helai pakaian, dan meningkat menjadi 26 juta helai seiring dengan popularitas merek Uniqlo.

Pada November 1998, Uniqlo membuka toko utama di Harajuku yang merupakan pusat busana anak muda di Tokyo. Di lantai satu toko ini dipajang sweter fleece beraneka warna bagaikan warna pelangi. Sweter fleece awalnya tidak mode, tapi Uniqlo sukses membuatnya menjadi pakaian trendi. Pada tahun 1998, sweter Uniqlo hanya dibuat dalam 15 warna, namun bertambah menjadi 61 pilihan warna pada tahun 2000.Sebelum baju fleece Uniqlo menjadi populer, penjualan perusahaan ini sudah menunjukkan peningkatan. Total penjualan tahunan sebesar 83 miliar yen pada tahun fiskal 1998, dan mengalami peningkatan sebesar 33,6% menjadi 111 miliar yen pada tahun fiskal 1999, sebelum berlipat dua menjadi 229 miliar yen pada tahun fiskal 2000, dan mencapai 418 miliar yen pada tahun fiskal 2001.Pada Maret 2006, Fast Retailing mendirikan G.U. Co. Ltd., perusahaan yang megembangkan merek busana kasual berharga murah g.u. (dibaca jiyu). Toko pertama g.u. dibuka di Ichikawa, Prefektur Chiba.

Penjelasan Tentang Uniqlo Dan Uniqlo Di Indonesia
Uniqlo Co., Ltd. (株式会社ユニクロ Kabushiki-gaisha yunikuro) adalah perusahaan Jepang dalam bidang perencanaan produk, produksi, distribusi pakaian kasual. Perusahaan ini membuka toko eceran pakaian kasual dengan merek Uniqlo (ユニクロ). Kantor pusat Uniqlo di Sayama, Kota Yamaguchi, Prefektur Yamaguchi. Meskipun demikian, fungsi kantor pusat dipegang oleh Kantor Tokyo di Midtown Tower, Akasaka, Minato, Tokyo. Uniqlo Co., Ltd. adalah anak perusahaan dari Fast Retailing.

Nama Uniqlo berasal dari nama toko pertama bernama Unique Clothing Warehouse yang dibuka Tadashi Yanai di Kota Hiroshima, Prefektur Hiroshima pada 2 Juni 1984. Konsep tokonya sebagai “sebuah gudang raksasa dengan pilihan konstan”. Ide didapat Yanai ketika berkunjung ke Amerika Serikat. Ia mengunjungi koperasi universitas yang ramai dikunjungi remaja karena menjual pakaian kasual berharga murah seperti orang membeli majalah.

Baca Juga : Christian Dior Brand Yang Banyak Kisah

Uniqlo menyebut model bisnisnya sebagai SPA (Specialty store retailer of Private label Apparel) atau toko pengecer khusus untuk pakaian merek sendiri. Semua tahap dalam bisnis dikelola sendiri oleh perusahaan ini, mulai dari desain, produksi, sampai kepada penjualan secara eceran.[4] Strategi kunci dalam model bisnis perusahaan ini adalah pesanan massal dalam partai besar untuk setiap artikel barang. Pesanan massal berakibat pada pengurangan dramatis harga pengadaan barang. Sekali cetakan sudah dibuat, hanya ada perbedaan kecil dalam waktu tenaga kerja atau upaya untuk memproduksi 5.000 helai atau 100.000 helai.[5] Uniqlo memiliki 6 toko yang sudah buka dan 2 toko yang akan dibuka pertengahan 2015 terdiri dari 4 toko di Jakarta (Mal Taman Anggrek, Mal Kelapa Gading, Lotte Shopping Avenue, dan Grand Indonesia Shopping Town – East Mall), 1 toko yang akan dibuka di Gandaria City, 1 toko di Tangerang yaitu Summarecon Mall Serpong 2, dan 1 toko yang akan dibuka yaitu AEON Mall BSD City, Serpong, Tangerang, dan 1 toko di Bekasi yaitu Summarecon Mal Bekasi. Pada tahun 2017, telah dibuka 1 cabang di Bandung yang terletak di 23 Paskal, dan pada bulan September di Surabaya di Tunjungan Plaza dan Pakuwon Mall. Selain itu, produk Uniqlo dibuat di negara-negara yang upah buruhnya rendah seperti RRC dan Kamboja.

Nah, diatas adalah sejarah dan perkembangan brand uniqlo hingga bisa terkenal dan mampu bersaing dengan brand – brand ternama lainnya dalam bidang fashion. Store uniqlo juga sudah tersebar di beberapa Negara dan biasanya storenya memiliki konsep yang unik.

Mungkin setelah membaca ini, mungkin gak sih kalau kalian mau bikin brand sendiri biar bisa terkenal seperti Uniqlo? Abyad Apparel Pro siap menjadi vendor kalian loh! Bagi kalian yang memang mau mulai berusaha atau bisnis dibidang fashion. Abyad Apparel pro jasa konveksi yang menggunakan bahan – bahan berkualitas sehingga menghsilkan produk yang mampu bersaing dengan pakaian lainnya. Nah, bagi kalian yang emmang berminat atau mungkin tertarik untuk menggunakan jasa kami, bisa langsung menghubungi 081314460770 atau bisa kunjungi workshop kami langsung ke alamat: JL. CIREUNDEU INDAH III Gang Musholla NO 62A RT 1 RW 3, Ciputat Timur, Pisangan, Kota Tangerang Selatan, Banten 15419.

1 2 3 5