Brand Skincare Lokal Terbaik

Brand Skincare Lokal Terbaik – Beberapa artikel yang akan kami berikan adalah artikel yang kami rangkum dari sumber terpercaya, berikut ini merupakan artikel yang membahas mengenai brand skincare lokal terbaik.

Brand Skincare Lokal Terbaik

Skincare pilihan kadang bisa saja nggak cocok untuk wajah. Sudah beli mahal, susah mendapatkannya, malah nggak cocok. Duh, ini yang kadang bikin mood berantakan.
Nah, sebelum kamu coba produk perawatan kulit dengan harga selangit, sudah pernah coba skincare lokal belum? Eits, jangan pandang sebelah mata dulu lho. Sekarang, produk skincare lokal Indonesia juga sudah banyak yang bagus kok.
Meski, memang nggak se-hype skincare merek asing. Namun, skincare lokal kini justru sedang banyak dilirik. Banyak sekali merek skincare lokal yang bagus, banyak penggemar dan keampuhannya untuk menuntaskan masalah kulit sudah diamini masyarakat Indonesia

1. Avoskin disebut sebagai produk yang mampu melembabkan kulitmu

Avoskin adalah salah satu merek skincare lokal di Indonesia. Salah satu produk utamanya yang sudah terkenal yaitu Perfect Hydrating Treatment Essence (PHTE).
Disebut-sebut produk PHTE ini adalah essence multi fungsi yang bisa mencerahkan, melembabkan dan merawat tekstur kulit kamu lho.
Selain itu, merek Avoskin juga sudah memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Jadi sudah pasti aman ya.

2. BASE terbuat dari bahan alami yang sudah terverifikasi BPOM

BASE adalah merek skincare asal Indonesia yang berbasis teknologi karena menerapkan personalisasi perawatan kulit untuk penggunanya. Setiap produk BASE dipersonalisasi dengan formula yang menggunakan bahan-bahan alami berbahan dasar dari tanaman (vegan) yang diambil dari berbagai sumber terbaik di dunia, termasuk Indonesia, Jepang, India, Maroko, Spanyol, Prancis, Inggris, hingga Amerika Serikat.
BASE juga menjaga transparansi dengan pengguna dan calon penggunanya dengan merincikan semua bahan-bahan yang digunakan serta manfaatnya. Tentunya, semua bahan-bahan telah diverifikasi oleh BPOM dan teruji secara klinis.
“Komitmen ini penting bagi kami. Kami tidak menggunakan bahan-bahan yang membahayakan kulit ataupun lingkungan. Our ingredients are plant-powered, vegan dan sudah bersertifikat COSMOS & ECOCERT (Organisasi Sertifikasi Organik Terbesar di dunia)” ujar Ratih Permata Sari selaku Co-founder dan Chief Product Officer yang mendirikan BASE bersama Yaumi pada tahun 2019 lewat keterangan pers.
Untuk kamu yang ingin menggunakan produk ini, kamu bisa mengunjungi situs resmi daei BASE. Sebelum memilih produk, layaknya melakukan konsultasi dengan dokter kulit, kamu akan diminta untuk mengisi formulir dimana ada pertanyaan yang berkaitan dengan jenis kulit kamu meliputi skin test, skin type, skin goals hingga gaya hidup. Dari pertanyaan tersebut, kita akan tahu jenis produk mana yang cocok dengan kondisi kulit kita.

3. Bhumi cocok untuk segala permasalahan kulit wajah

Bhumi adakah merek skincare yang terinspirasi dari keindahan dan naturalnya alam. Skincare lokal yang berdiri sejak 2017 ini sudah menyedot banyak perhatian.
Produk-produk Bhumi menggunakan manfaat dari essential oil yang dipercaya sebagai pencerah kulit, anti bakteri, anti jerawat, vitalitas kulit dan masih banyak lagi.

4. ElsheSkin merupakan kombinasi antara farmasi dan kosmetik

ElsheSkin menjadi merek produk perawatan kulit lokal dengan berbagai pilihan perawatan yang bisa kamu pilih. Mengusung tema produk cosmeceuticals yakni kombinasi antara farmasi dan kosmetik.
Dilansir dari web resmi Elshe Skin produk cosmeceuticals akan memberikan efek yang efektif seperti obat dokter dalam kasus masalah kulit wajah secara umum.
ElsheSkin sudah bersertifikasi BPOM dan halal dan punya sederet perawatan kulit wajah dan kosmetik untuk semua masalah kulit, seperti jerawat, komedo, minyak berlebih, kusam, penuaan dini, flek hitam, maupun bekas jerawat.

Merek Popoler Dunia yang Tutup Ribuan Toko

Merek Popoler Dunia yang Tutup Ribuan Toko – Mungkin anda sudah pernah membaca artikel serupa atau sejenis,tapi artikel ini berbeda karena sudah kami ambil dari sumber terpercaya , berikut merek dunia yang tutup ribuan tokonya.

Merek Popoler Dunia yang Tutup Ribuan Toko

Perusahaan terkenal dunia akan menutup ribuan toko per Juni ini akibat virus Corona yang telah merugikan perusahaan. Menurut Coresight Research sebanyak 25 ribu toko ritel di Amerika Serikat (AS) diperkirakan tutup secara permanen tahun ini karena penurunan permintaan dan beralihnya tren ke belanja online. Tahun lalu Corelight mencatat toko yang tutup sebanyak 9.302.

Dikutip dari CNN, Senin (29/6/2020) berikut beberapa peritel yang mengumumkan penutupan pada bulan Juni ini.

1. Cheese Chuck E
CEC Entertainment menyatakan bangkrut yang berdampak pada penutupan sejumlah gerai di berbagai lokasi. CEC merupakan pemilik merek Peter Piper Pizza dan sejumlah restoran lainnya.

CEC menganggap kondisi saat ini dipicu oleh pandemi virus Corona yang menurunkan permintaan. Penutupan massal ini diperkirakan menyisakan 500 gerai.

2. GNC Holdings

GNC merupakan perusahaan yang menjual produk-produk kesehatan, seperti vitamin, suplemen, mineral, herbal, dan produk kesehatan lainnya. Perusahaan ini telah berusia 85 tahun dan memiliki 5.800 toko di seluruh dunia, 1.200 di antaranya berada di AS.

GNC telah tersandung masalah sebelum adanya pandemi virus Corona. GNC berencana menutup 20% dari 5.800 tokonya.

3. Hill City

Merek pakaian olahraga pria ini memutuskan untuk menutup tokonya di berbagai lokasi. Namun toko online tetap beroperasi.

Hill City mengumumkan pada 4 Juni lalu melalui Instagram bahwa tahun ini akan menurunkan operasionalnya.

4. JCPenney

Department store yang sudah menutup 250 gerainya pada Mei akan menambah jumlah toko yang tutup sebanyak 13.

JCPenney mengatakan pihaknya memperkirakan 200 toko di antaranya akan tutup pada musim panas ini. Sedangkan 50 sisanya ditutup pada musim panas mendatang. Sedangkan 13 gerai terakhir akan mulai dilikuidasi pada 3 Juli.

Baca Juga:Merek dengan Penjualan Terlaris di Indonesia

5. Inditex

Pemilik merek fesyen Zara dari Spanyol mengatakan pada 10 Juni lalu akan menutup sebanyak 1.200 toko selama dua tahun ke depan. Inditex mengatakan penutupan itu adalah dampak dari pandemi virus Corona.

Beberapa merek Inditex lainnya juga akan terdampak seperti Bershka, Massimo Dutti, dan Pull & Bear dengan penutupan gerai di Eropa dan Asia. Beberapa gerai di AS juga akan ditutup.

6. Signet Jewelers

Signet Jewellers Ltd. adalah pengecer perhiasan berlian terbesar di dunia. Perusahaan ini mengumumkan 9 Juni lalu bahwa 150 tokonya tidak akan dibuka lagi setelah tutup sementara karena pandemi virus Corona.

Signet (SIG) juga mengatakan bahwa mereka akan menutup setidaknya 150 toko tambahan pada akhir bulan ini. Perusahaan yang bermarkas Bermuda ini memiliki sekitar 3.200 toko. Penutupan ini bisa menghemat biaya US$ 100 juta.

Merek dengan Penjualan Terlaris di Indonesia

Merek dengan Penjualan Terlaris di Indonesia – Mungkin anda sudah pernah membaca artikel serupa atau sejenis,tapi artikel ini berbeda karena sudah kami ambil dari sumber terpercaya , berikut mengenai merek dengan penjualan terlaris di Indonesia.

Merek dengan Penjualan Terlaris di Indonesia

Di Indonesia status pandemi Corona baru diberlakukan pada bulan Maret awal, hal tersebut membuat sebagian produsen roda empat masih berhasil mencapai target penjualan mobil mereka.

Meski demikian, dikarenakan meluasnya penyebaran virus di kota-kota besar, membuat pemerintah harus memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang mengharuskan para dealer dan tenaga penjual mulai mencoba berjualan lewat media sosial atau hanya sebatas sambungan telepon.

Jika berbicara penjualan pasca Corona, antara bulan Maret dan April, maka seluruh produsen mobil yang berjualan di Indonesia merasakan dampak penurunan yang cukup signifikan.

Mengacu dari data penjualan retail yang dirilis Daihatsu, maka semuanya merasakan penurunan penjualan. Di peringkat pertama masih ada nama Toyota yang berhasil menjual 17.900 unit pada bulan Maret, kemudian menjual 8.500 unit di bulan April. Sementara untuk penjualan dari Januari hingga April, tercatat sebanyak 75.400 unit mobil atau turun sebanyak 27.700 unit dari tahun lalu yang mencapai 103.100.000 unit terjual.

Di peringkat kedua, Daihatsu tetap kokoh, dengan berhasil menjual 10.900 unit mobil pada bulan Maret, sementara pada bulan April dapat menjual 5.200 unit kendaraan. Sementara untuk penjualan dari Januari hingga April, tercatat 44.346 unit terjual atau turun sebanyak 16.400 unit dari tahun lalu yang menorehkan 60.700 unit terjual.

Untuk posisi ketiga, ada nama Honda yang berhasil menjual 10.700 unit pada bulan Maret, kemudian berhasil menjual 1.900 unit di bulan April. Sedangkan untuk penjualan dari bulan Januari hingga April, tercatat 37.000 unit. Hasil tersebut juga turun sebanyak 13.500 unit jika dibandingkan tahun lalu yang memperoleh 50.500 unit penjualan.

Lalu Mitsubishi bertengger di peringkat keempat dengan penjualan 7.900 unit pada bulan Maret dan 3.800 uni di bulan April. Total penjualan dari Januari mencapai 34.400 unit. Turun sebanyak 23.700 unit dibanding tahun lalu yang mencapai 58.100 unit terjual.

Berlanjut ke peringkat kelima, Suzuki berhasil menjual 7.200 unit mobil di bulan Maret, kemudian 2.700 unit pada bulan April. Total penjualan dari bulan Januari hingga April mencapai 28.100 unit atau turun sebanyak 3.600 unit jika dibandingkan periode yang sama di tahun lalu yang mencapai 31.700 unit penjualan.

Berikut Total Penjualan hingga April 2020

1. Toyota : 75.400 unit

2. Daihatsu : 44.300 unit

3. Honda : 37.000 unit

4. Mitsubishi : 34.400 unit

5. Suzuki : 28.100 unit

Merek Waralaba Paling banyak Diminati

Merek Waralaba Paling banyak Diminati

Merek Waralaba Paling banyak Diminati – Berikut ini merupakan artikel yang membahas tentang merek-merek waralaba yang paling banyak diminati.

Nomor. 1 Franchise Choice Award 2019, ialah penghargaan bergengsi yang diselenggarakan buat awal kalinya yang diberikan oleh FranchiseGlobal. com Indonesia
bersama TRAS N CO Indonesia kepada 1( SATU) merk Franchise/ License/ Partnership terpilih paling banyak di jenis bisnisnya bersumber pada hasil survei Franchise Choice Index opsi calon Franchise Buyer ataupun calon Mitra/ Investor buat berinvestasi di tahun 2019.
Sebaliknya The Best Franchisee Award 2019, ialah apresiasi serta penghargaan yang sudah ketiga kali terselenggara, hasil kerjasama antara Franchiseglobal. com Indonesia bersama Franchisor/ Licensor/ Principal yang diberikan kepada Franchisee/ Lecensee/ Mitra terbaik yang sudah sukses melaksanakan serta meningkatkan bisnisnya sampai sukses serta tumbuh.
Bagi Tri Raharjo, Chairman TRAS N CO Indonesia, objektivitas penyelenggaraan 2 event yang bertepatan ini disebabkan bisnis Franchise, License ataupun Partnership, ialah bisnis keterkaitan yang tidak dapat terpisahkan. Dalam konsep bisnis ini terdapat 2 pihak yang silih berkolaborasi buat mencapai suatu keuntungan dengan konvensi tertentu, ialah antara owner bisnis serta mitra. Di mana owner bisnis membagikan ijin kepada mitra buat memakai merk, sistem, membagikan support, membagikan training, dan mengadakan pengawasan atas usaha dalam kerjasama jangka waktu tertentu.
“ TRAS N CO Indonesia sangat tertarik buat melaksanakan survei terhadap bisnis Franchise, License, Partnership yang jadi opsi No SATU calon investornya di tahun 2019. Pasti dibutuhkan studi yang mendalam& perinci. Karena industri ini sangat segmented serta unik. Serta dari hasil survey ini kami yakin dapat jadi data dini calon mitra ataupun investor dalam memastikan bisnis opsi mereka di tahun ini,” Papar Tri Raharjo.
Metodologi Penilaian
Buat mengenali Merek- merek peraih Nomor. 1 Franchise Choice 2019, TRAS N CO Indonesia serta Franchiseglobal. com melaksanakan survei Franchise Choice Index kepada lebih dari 500 brand franchise, lisensi serta kemitraan di Indonesia bersumber pada 3( 3) aspek evaluasi ialah Popularity Aspect, Interest Aspect serta Business Choice Aspect.
Survei dicoba sepanjang 3 bulan mulai dari September– November 2018 buat memastikan siapa peraih penghargaan Nomor. 1 Franchise Choice Award 2019. Peraih penghargaan Nomor. 1 FRANCHISE CHOICE AWARD 2019 buat jenis bisnis Franchise, lisensi serta kemitraan merupakan:
Apotek K- 24( Jenis Apotek), Carvil( Jenis Sandang), CFC( Jenis Resto Fried Chicken), Depo Air Minum Biru( Jenis Air Minum Isi Ulang), Oto Bento( Jenis Resto Bento), Warung Tekko( Jenis Resto Iga), Sabana Fried Chicken( Jenis Fried Chicken Booth& Kontainer), Shop&Drive( Jenis Bengkel& Pernak- pernik Mobil), Snapy( Jenis Digital Printing), Ixobox( Jenis Barbershop), Green Nitrogen( Jenis Nitrogen), Coffee Stall Good Day( Jenis Coffee Booth/ Corner), serta lain sebagainya.
Sebaliknya buat memastikan The Best Franchisee 2019, Franchiseglobal. com Indonesia
berkolaborasi dengan Franchisor/ Licensor/ Principal melaksanakan evaluasi terhadap Franchisee, Licensee serta Mitra- mitra terbaik yang sudah sukses melaksanakan serta meningkatkan bisnisnya sampai sukses serta tumbuh dengan 5 pendekatan ialah; Revenue Aspect, Local Marketing Aspect, Finance Aspect, Management Aspect serta Service Aspect.
Ada pula Franchisor, Licensor& Principal Terpilih dengan franchisee, licensee serta Mitra terbaik yang sudah sukses memperoleh penghargaan THE BEST FRANCHISEE AWARD 2019 merupakan:
  • CFC dengan mitra; Reynaldo Halim Putra.
  • Snapy dengan mitra; CL. Setyowati Handayani
  • KiddyCuts dengan mitra; Brigitte Francesca Nadjamuddin.
  • Nibras dengan mitra; Ayun Barozah, Samsul Huda, Nur Yanthi.
  • Eye Tingkat dengan mitra; Micky.
  • Waffelicious dengan mitra; Agustina Prayogo.
  • Rocket Chicken dengan mitra; Wahyu Bagus Iriawan.
  • Oto Bento dengan mitra; Putiri Bhuana Katili.
  • Warung Tekko dengan mitra; Niko Wijasin.
  • Ixobox dengan mitra; Ugahary Yovvy Chandra.
  • Bambu Spa dengan mitra; Jully Lau
  • House of Mustika Ratu dengan mitra; Budi Salim, ST
  • Bang Aji Arabian Kebab dengan mitra; Bondan Fahrizal
  • Black Kebab dengan mitra; Djohan Ichwan
  • RFC dengan mitra; Roni Ramdani
  • PT. Santos Jaya Abadi dengan mitra; Outlet Coffee Corner MNC Land