Siapkan Mobil Listrik BMW i3S

Siapkan Mobil Listrik BMW i3S

Daftarmerekdunia.web.id – Tahun ini BMW Indonesia siap menghadirkan banyak mobil baru. Sejak awal tahun, perusahaan otomotif Jerman telah secara intensif memperkenalkan model baru untuk pasar otomotif negara itu, seperti X5 dan Z4.

Tak hanya menghadirkan mobil konvensional, BMW Indonesia mengaku siap menghadirkan mobil listrik dalam waktu dekat. Hal itu diungkapkan langsung Jodie O’tania, Vice President Corporate Communications BMW Group Indonesia.

“Dijualnya tahun ini pasti, tapi kalau untuk waktunya belum bisa di informasikan karena kita menunggu proses homologasi,” ujar Jodie di Jakarta.

Saat disinggung peluncuran mobil listrik tersebut akan dilakukan di GIIAS 2019, Jodie enggan mengungkapkannya secara gamblang.

“Bisa saja peluncurannya sebelum GIIAS atau bisa juga sesudah GIIAS. Nantilah kita informasikan lagi. Ditunggu saja,” ujarnya.

Hal ini pun membuat semain penasarannya publik akan mobil terbaru BMW i3S

Baca juga : Bmw X5 Jadi Rebutan

Selanjutnya
Meski sudah membocorkan model yang akan membawa, Jodie mengaku masih enggan membuka buku pemesanan BMW i3S. Hal itu disebabkan harga yang akan ditawarkan masih belum final. Sehingga konsumen haruslah menunggu waktu beberapa minggu berikutnya. Masi banyak yang ingin dibahas mengenai harga dari bmw i3S ini

“Banyak sekali yang berminat. Bahkan kita belum punya harga sudah banyak konsumen yang mau beli. Tapi kita belum bisa jual karena sebelum proses homologasi selesai kita belum bisa jual. Karena untuk BMW i3S itu full electric jadi memang dari sisi pengujian pasti butuh waktu. Tapi pasti tahun ini,” tutur Jodie.

Data Penjualan Bmw Di Indonesia

Data Penjualan Bmw Di Indonesia

Daftarmerekdunia.web.id – Sebagai saingan sejati, BMW Indonesia mengklaim bahwa ia masih tidak dapat bersaing dengan Mercedes = Benz dalam hal penjualan di pasar otomotif nasional dalam beberapa tahun terakhir. Itu karena beberapa faktor.

Salah satu penyebab diakui Vice President of Sales BMW Indonesia Bayu Riyanto dikarenakan kapasitas produksi yang tersedia saat ini masih belum sebesar Mercedes-Benz.

“Sebetulnya dari kapasitas. Kita tahu kapasitas kami belum sebesar Mercedes-Benz. Jadi memang ini sedang growing. Memang kami dalam kondisi growing itu butuh produk, tipe, dan sales marketing yang segala macam. Makanya kami lagi butuh ke arah sana,” kata Bayu di Jakarta.

Selain itu, pembatasan CKD juga dinilai sebagai salah satu penyebab penjualan BMW berada di bawah Mercedes-Benz.

“Iya CKD juga. Iya kita lihat memang berapa banyak kapasitas dengan kondisi yang ada. Berapa yang kita tawarkan ke market, hal itu sih memang yang saya lihat,” ujarnya.

Baca juga : Perpisahan Bmw Pada Mantan Bos Mercedes

Jumlah Model Lebih Sedikit
Dari sisi permintaan, Bayu mengakui model yang ditawarkan Mercedes-Benz jauh lebih banyak dibandingkan BMW. “Kalau permintaan sendiri kita total kalau portofolio ada beberapa model yang kami enggak ada (dibandingkan Mercedes-Benz). Kaya GLS ada di Mercy melalui link http://jewishrnb.com/, tapi di kami enggak ada. Nah baru tahun ini kami ada X7. Jadi kalau begitu (ada modelnya) kita bisa head to head,” tutur Bayu.

Apabila mengejar dari sisi penjualan, BMW Indonesia mengaku bisa saja pihaknya menghadirkan kendaraan dengan harga lebih terjangkau. Namun hal itu enggan dilakukan sebagai wujud komitmen menjaga kualitas kendaraan.

“Jadi menurut saya kalau mau naik sebenarnya gampang, iya tinggal kita butuh kendaraan yang lebih murah lagi. Tapi komitmen BMW menjaga kualitas kan,” ujar Bayu.

Sebagai informasi, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) tahun lalu menunjukan penjualan ritel BMW berada di angka 2.360 unit. Jumlah itu tertinggal dari Mercedes-Benz yang berhasil menorehkan 3.859 unit.

Tidak hanya tahun lalu, penjualan BMW juga tertinggal pada 2017 dengan jumlah 2.800 unit, sementara Mercedes-Benz mencapai 3.386 unit.