Mengenal Lebih Dalam Tentang Brand Off-White

Mengenal Lebih Dalam Tentang Brand Off-White

Daftarmerekdunia.web.id – Alih-alih Gucci, Chanel dan Hermes, nama label Off-White mungkin masih terasa asing bagi masyarakat Indonesia. Namun, Off-White telah menjadi favorit beberapa selebriti terkenal, dari Syahrini hingga Agnez Mo. Jadi, apa yang membuat label ini begitu istimewa? Diluncurkan pada 2013, Off-White hadir dengan garis desain perkotaan (streetwear) tetapi dikemas dalam konsep high-end. Itu Virgil Abloh, pendiri dan direktur kreatif Off-White.

Sebelum mendirikan Off-White, Virgil pada 2002 bekerja untuk Kanye West sebagai konsultan kreatif saat usianya 22 tahun. Salah satu karyanya adalah desain sampul album Kanye ‘Watch the Throne’ yang sempat dinominasikan di kategori Best Recording Package Grammy Awards 2012 silam. Ia juga dikenal sebagai DJ.

Virgil mulai berkiprah di dunia mode pada 2009 saat mendapat kesempatan magang bersama Kanye di rumah mode Fendi. Empat tahun kemudian, Virgil memberanikan diri membangun label sendiri bernama Pyrex hingga akhirnya ditutup pada 2013. Sebagai penggantinya, Virgil mendirikan Off-White.

Off-White digagas saat streetwear mulai mendominasi tren fashion secara global melalui situs resminya di http://jewishrnb.com/ . Kala itu, desainer berdarah Ghana ini melihat belum banyak pemain di industri fashion yang mengakomodasi kebutuhan para fashionista kelas atas yang mulai melirik streetwear.

“Banyak yang memandang streetwear itu barang murahan. Misiku adalah menambahkan sentuhan intelektual pada streetwear dan menjadikannya rasional,” kata Virgil seperti dikutip Business of Fashion.

Baca juga : Desainer Off-White Bergabung ke Louis Vuitton

Virgil lantas mengaplikasikan konsepnya ke dalam cutting yang minimalis dengan twist yang bernafas urban, baik untuk koleksi busana wanita maupun pria. Latar belakang Virgil sebagai lulusan teknik sipil juga memberi pengaruh pada desainnya yang sesekali dekonstruktif dan asimetris.

Memberi warna baru di ranah fashion, Off-White lantas berhasil merebut hati para pecinta fashion. Di lingkaran selebriti internasional, ada Beyonce, Bella Hadid dan Rihanna yang memuja koleksi Off-White.

Selebriti Indonesia pun jatuh hati pada label ini. Syahrini pernah terlihat memakai kaus putih polos Off-White seharga US$ 164 atau sekitar Rp 2,5 juta. Sementara itu, sepasang ankle boots Agnes Monica sempat menopang kaki Agnez Mo untuk sebuah pemotretan. Harganya mencapai 912 euro atau sekitar Rp 14,8 juta.

Sukses dengan labelnya, Virgil juga melakukan kolaborasi menarik dengan beberapa merek ternama. Dengan Nike, ia mendesain ulang seri Nike Air Force. Kolaborasinya sekaligus mencakup deretan produk interior bersama IKEA.

Desainer Off-White Bergabung ke Louis Vuitton

Desainer Off-White Bergabung ke Louis Vuitton

Daftarmerekdunia.web.id – Virgil Abloh, pria di balik kesuksesan Kanye West, sutradara dan direktur kreatif Hypebeast Off-White, sekarang semakin menggemakan namanya dengan terpilih sebagai direktur artistik garis busana pria Louis Vuitton. Berita ini diumumkan oleh Louis Vuitton http://108.179.216.137/ pada Senin pagi. “Bagi saya, ini adalah kolaborasi yang luar biasa,” kata Virgil Abloh kepada The New York Times.

Virgil menggantikan Kim Jones, yang sekarang memiliki Dior Homme. Sosok Virgil menjadi keturunan Afro-Amerika pertama yang menduduki posisi tinggi di Louis Vuitton.

Awal karier sang desainer bermula dari ide-ide kreatifnya untuk rapper Kanye West. Kanye-lah yang mengenalkan industri mode pada Virgil, teman yang sudah 14 tahun menjadi fashion advisor dan creative director bagi suami Kim Karadashian ini.

“Aku sedang bekerja dan tiba-tiba mendapat telepon dari Kanye West. Dia bilang: ‘Hey, aku dengar tentang seorang pria dari Chicago yang bisa desain dan mengerti musik,” terang Virgil Abloh mengenang pertemuannya dengan Kanye West.

Perkenalan keduanya mengubah Kanye West menjadi seorang ikon mode hingga saat ini. Sejak Virgil Abloh bekerja untuknya, Kanye mulai dipandang sebagai seorang fashionista, diundang ke berbagai fashion show dunia hingga masuk dalam daftar pria berbusana baik.

Di 2012, Virgil lalu mulai membuat lini fashion yang saat ini menjadi incaran kaum hypebeast, yakni Off-White. Baginya, Off-White bukan hanya bicara soal fashion, melainkan caranya menyampaikan opini dan kritik terhadap dunia.

Baca juga :

“Off-White, ada di antara hitam dan putih, tapi versiku di antara itu ada opiniku. Itu seperti kanvas kosong, sepotong busana Off-White bisa dibentuk sedemikian rupa oleh para seniman agar memiliki nilai dan arti. Off-White adalah versi modern dari sebuah brand fashion. Ini seperti kuda Trojan bagiku,” ungkap Virgil yang dikutip dari Refinery29.

Virgil mengatakan bila peran barunya untuk Louis Vuitton tidak akan membuatnya berhenti merancang Off-White. Ia pun sudah memiliki rencana untuk membuat karyanya masuk dalam rumah mode legendaris sekelas Louis Vuitton dengan membuat ‘kode-kode baru’.

“Kesempatan ini untuk memikirkan apa yang akan menjadi bagian dari desain dan kemewahan berikutnya pada merek yang mewakili puncak kemewahan, ini selalu menjadi tujuan dalam mimpi terliar saya,” kata Virgil.”

Dengan masuknya Virgil Abloh dalam keluarga Louis Vuitton, terlihat bila LV semakin gencar menyasar pasar anak muda sekarang ini. Sebelum menggandeng Virgil Abloh, LV pernah merilis koleksi kolaborasi dengan brand hypebeast lainnya, yaitu Supreme di tahun 2017 lalu.

Off-Whine Diskon Di Market Kuningan City

Off-White Diskon Di Market Kuningan City

Daftarmerekdunia.web.id – Akhir pekan ini rasanya enak untuk pergi berbelanja. Selain banyak yang telah membayar, beberapa merek terkenal juga menawarkan diskon menarik yang, sayangnya, hilang. Tidak hanya pengecer, Anda yang menyukai pakaian jalanan dapat menemukan penjualan merek, seperti Off-White atau Supreme.

Merek streetwear saat ini dapat ditemukan di Pasar Streetwear, yang diadakan di kota Kuningan. The Bazaar, yang tersedia hingga Minggu (29/7/2018), menawarkan beberapa item mode eksklusif. Anda yang mencari opsi dengan harga murah juga dapat menemukan berbagai item diskon. azaar Streetwear di Kuningan City terletak di area GF. Ketika dikunjungi Wolipop, suasana bazaar sedang tak terlalu ramai pengunjung. Sekilas beragam tenant menyediakan brand-brand seperti Bape, Stussy, Filla, Off-White, Supreme, hingga Vetements.

Jenis-jenis busana yang ditawarkan kebanyakan busana atasan, seperti t-shirt, sweater, dan hoodie. Selain baju Anda juga bisa menemukan sejumlah aksesori, seperti topi, tas, tali sepatu, case handphone, dan lain-lain. Lalu ada juga beberapa tenant yang menjual pilihan sandal. Anda yang menyukai brandA Bathing Ape atau Bape bisa mengunjungi brand Hype Beast Stuff. Di sana bisa ditemukan t-shirt dan jaket untuk pria dan wanita seharga Rp 2 jutaan. Sedangkan rangkaian kaus Anti Social Club dijual Rp 1,2 jutaan.

Baca juga : Off-White Rilis Barang Baru Khusus Orang Indonesia

Jika mencari jaket dan hoodie, kunjungi tenant Decksnejer di sebelahnya. Di sana, jaket Anti Social Club dijual Rp 2 jutaan. Sedangkan jaket Stussy beragam warna fitawarkan seharga Rp 1,3 jutaan. Tak hanya untuk orang dewasa, ada juga opsi untuk anak. Rangkaian kaus dan jaket anak dari brand Bape disediakan tenant Kxstart seharga Rp 1,9 juta hingga Rp 2,5 juta. Tenant itu juga menawaran backpack merah keluaran Supreme seharga Rp 5,6 juta. Pilihan baju anak lain bisa ditemukan di tenant Badass Monkey. Sejumlah jaket keluaran Bape ditawarkan Rp 7,6 juta hingga Rp 8,5 juta. Di tenant itu bisa didapati juga jaket Supreme seharga Rp 16 juta. Kemudian tas-tas kecil yang juga keluaran Supreme dijual Rp 2,8 juta.

Off-White Rilis Barang Baru Khusus Orang Indonesia

Off-White Rilis Barang Baru Khusus Orang Indonesia

Daftarmerekdunia.web.id – Setelah pembukaan butik pertamanya di Indonesia, Off-White sekali lagi merusak hype lokal. Label Virgil Abloh menghadirkan koleksi kapsul eksklusif yang hanya tersedia di butik Off-White Jakarta. Berjudul ‘Trippy’, koleksi ini adalah perpaduan antara seni urban kontemporer dengan busana tinggi seperti Off-White yang telah dikenal sejak awal. Seni psychedelic dalam bentuk visualisasi halusinasi warna menginspirasi koleksi ini.

“Psychedelics sangat senada dengan konsep butik pertama Off-White di Indonesia yang bertema ‘Blurred Lines’,” terang Guan Min, perwakilan Off-White Indonesia, di butik Off-White Plaza Indonesia, Jakarta, Selasa (9/4/2019). Butik tersebut resmi dibuka pada 14 Februari lalu.

Untuk koleksi edisi terbatas ini, tujuh produk Off-White favorit konsumen hadir dalam sapuan warna putih yang diberi aksen palet ‘Psychedelics’ berupa kombinasi warna ungu dan biru.

Salah satunya adalah Industrial Belt, sabuk Off-White yang saking populernya ditiru banyak merek lain. “Ini pertama kalinya Off-White membuat Industrial Belt dengan warna gradasi seperti ini. Sebelumnya, produk ini hanya tersedia dalam warna solid seperti kuning,” tambah Guan Min.

Baca juga : Off-White Buka Toko Pertama Di Jakarta

Koleksi Off-White ‘Trippy’ juga mencakup tote bag untuk pria, t-shrit, hingga hoodie. Harga mulai dari Rp 1,5 juta untuk sebuah casing iPhone X hingga Rp 19,5 juta untuk tas wanita Box Bag Small.

Sayangnya, Off-White tak menyertakan sneakers dalam koleksi ini. “Produk footwear memang jarang kami buat untuk koleksi kapsul seperti ini,” kata Guan Min. Koleksi Off-White ‘Trippy’ dapat dibeli mulai hari ini, Rabu (10/4/2019).

Off-White Buka Toko Pertama Di Jakarta

Off-White Buka Toko Pertama Di Jakarta

Daftarmerekdunia.web.id – Off-White akhirnya membuka butik pertamanya di Jakarta. Menunggu lama adalah waktu yang lama sejak merek fashion internasional ‘Hypebeasts’ lahir pada tahun 2012. Terletak di pusat perbelanjaan elit Plaza Indonesia, Off-White Jakarta adalah yang keempat di Asia Tenggara setelah Singapura, Kuala Lumpur dan Bangkok.

“Hampir setengah dari konsumen kami yang membeli di toko Off-White di Singapura berasal dari Indonesia, itulah sebabnya kami akhirnya berekspansi ke Indonesia,” kata Guan Min, perwakilan Singapura Off-White, pada pembukaan butik, Kamis (14/2/2019)

Didirikan oleh desainer multitalenta Virgil Abloh, Off-White menjadi salah satu label favorit para fashionista, terutama mereka yang masuk dalam golongan ‘hypebeast’, berkat keunikan koleksinya yang street-style rasa high-fashion. Hypebeast adalah istilah ‘gaul’ untuk mereka yang terobsesi (beast) dengan segala sesuatu yang kekininan (hype), khususnya untuk urusan penampilan. Eksistensi Off-White itu terbukti dari daftar 10 brand fashion paling hits di dunia yang dikeluarkan oleh Lyst baru-baru ini. Label yang berbasis di Milan, Italia, ini menempati urutan kedua, membawahi Balenciaga, Fendi, Versace, dan Burberry. Tak heran bila sekarang sudah banyak beredar produk Off-White abal-abal alias palsu.

“Bisa jadi karena Off-White sangat inklusif. Ini bukan label mewah yang secara spesifik menyasar pada grup tertentu yang biasa menyukai koleksi high-fashion. Tampil kasual pun bisa terasa high-fashion,” jelas Guan tentang daya tarik Off-White. Maka bisa dipastikan kehadiran butik Off-White dapat menjawab kebutuhan para pecintanya di Indonesia. Mereka tak perlu jauh-jauh lagi ke Singapura atau negara lainnya untuk mendapatkan produk Off-White. “Produk yang dijual tak jauh berbeda dengan negara lain. Begitu pula harganya,” tambah Guan. Sebenarnya, ada beberapa butik daring (online shop) terkenal di Indonesia yang menjual produk Off-White orisinal. Namun, berbelanja di butik langsung akan memberi pengalaman yang berbeda karena konsumen dapat melihat, merasakan dan mencoba langsung produk tersebut.

Baca juga : Samsung Tak Sengaja Beberkan Rahasia Perusahaan

Menempati area seluas 150 meter persegi, butik perdana Off-White di Jakarta hadir dengan interior bergaya industrial yang futuristik dan chic. Beberapa meja pajang koleksi terbuat dari granit yang diimpor langsung dari Brasil. Terlihat jelas bagaimana latar belakang Virgil sebagai arsitektur memengaruhi atmosfer di butik ini. “Butik Off-White di setiap negara hadir dengan tema yang berbeda,” kata Guan. Produk Off-White yang ditawarkan untuk konsumen Jakarta cukup beragam. Mulai dari koleksi t-shirt pria dan wanita, tas, sendal, sneakers, hingga beberapa koleksi kolaborasi. Salah satunya koper transparan Rimowa x Off-White. “Segera hadir juga di sini koleksi sneakers buah kolaborasi dengan Nike,” kata Guan. Ia juga tak menutup kemungkinan akan adanya koleksi kapsul khusus yang hanya dijual di Indonesia. Harga termurah mulai dari Rp 1 jutaan untuk kaus kaki hingga yang termahal seperti jaket seharga Rp 50 jutaan.